31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Dua Bocil Gangster Diamankan Warga Karaban, Nyaris Jadi Bulan-bulanan Massa

BETANEWS.ID, PATI – Dua bocah baru gede yang diduga anggota salah satu kelompok gangster diamankan warga Desa Karaban, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Minggu (7/12/2025) malam. Keduanya kemudian digiring ke Balai Desa Karaban sebelum akhirnya dijemput aparat kepolisian.

Kepala Desa Karaban, Kusnan mengatakan, ia menerima laporan warga sekitar pukul 22.00 WIB mengenai tertangkapnya dua bocah yang diduga bagian dari kelompok gangster. Mendapat informasi itu, ia segera menuju balai desa.

Baca Juga: Warga Pati Kembali Geruduk KPK, Pertanyakan Kelanjutan Kasus DJKA yang Diduga Melibatkan Sudewo

-Advertisement-

”Tadi malam jam sepuluh dapat telepon anggota gangster tertangkap. Awalnya di luar ruangan, kemudian saya masukkan ke dalam ruangan agar tidak menjadi bulan-bulanan warga,” ujarnya, Senin (8/12/2025).

Ratusan warga dilaporkan telah memenuhi area balai desa. Demi menghindari amukan massa, Kusnan memastikan kedua pemuda tersebut diamankan terlebih dahulu.

’’Tadi malam saya datang, massa sudah kumpul dan kemudian kami amankan kedua bocah. Hampir ribuan massanya,” ucapnya.

Setelah kondisi terkendali, Kusnan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Tak berselang lama, petugas Polresta Pati tiba di lokasi dan mengevakuasi kedua pemuda tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kusnan mengaku belum mengetahui detail kronologi penangkapan. Namun ia menyebut, dua hari sebelumnya, warga diresahkan oleh masuknya sejumlah terduga anggota gangster ke Desa Karaban sambil membawa senjata tajam dan mercon.

”Sebelumnya ada masuk Karaban membawa mercon dan sajam. Itu kalau ndak salah malam Sabtu,” katanya.

Ia pun bersyukur dua remaja yang diamankan warga dapat segera dibawa ke kantor polisi. Kusnan berharap penyelidikan dapat mengungkap jaringan gangster yang diduga melibatkan para remaja tersebut.

”Mungkin agar dikembangkan agar tahu gengster dan bisa dibina,” tambahnya.

Sementara itu, KA SPKT Polresta Pati, Ipda Sismiyarto menjelaskan, bahwa identitas kedua pemuda telah diketahui. Mereka berinisial NAP (14) dan AH (13), keduanya berasal dari Kecamatan Tambakromo. Polisi mengevakuasi keduanya untuk mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri.

”Kami langsung merespons laporan masyarakat dan mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi,“ ungkapnya.

Baca Juga: Pasca Dipolisikan, Aktivis Kendeng Justru Makin Bersemangat Tolak Tambang

Ia menegaskan, bahwa Sat Reskrim Polresta Pati kini mendalami dugaan keterlibatan kedua remaja tersebut dalam aksi gangster. Hingga saat ini tidak ditemukan adanya korban maupun kerugian materiil.

”Untuk dugaan keterlibatan para remaja ini dalam aksi gangster masih kami dalami. Semua proses akan dilakukan secara profesional,” pungkasnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER