31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Warga Puncel Kembali Gelar Aksi, Tuntut Penutupan Hotel D’Ayana

BETANEWS.ID, PATI – Ratusan warga Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti, Pati, kembali menggelar aksi. Mereka nenuntut ditutupnya Hotel D’Ayanna yang nekat beroperasi.

Tampak sejumlah warga melakukan pemasangan banner berisi tuntutan penolakan. Banner tersebut dipasang di area depan hotel pada Jumat (28/11/2025) sore.

Baca Juga: Diguyur Anggaran Rp1,5 M, Alun-alun Tayu Bakal Direvitalisasi Tahun Depan

-Advertisement-

Muhammad Rifan Ulin Nuha, salah satu warga menyebut, aksi itu  murni keinginan warga Puncel yang menolak beroperasinya hotel di wilayah mereka.

“Kami warga Puncel bersama unsur Muslimat dan Fatayat mengecam keras adanya Hotel D’Ayanna serta menuntut pencabutan izin hotel. Karena hal ini sangat meresahkan warga,” ujarnya.

Menurutnya, pencabutan izin oleh pemerintah daerah adalah harga mati bagi warga Puncel. Mengingat, beroperasinya hotel menjadi tempat perbuatan mesum dan praktik prostitusi.

“Selain itu, hotel ini memberikan dampak negatif terhadap masyarakat,  baik bagi orang tua terlebih anak-anak. Dan pastinya ini akan berdampak pada pencemaran nama baik Desa Puncel,” lanjutnya.

Ditambahkan Ulin, kalau pemilik hotel bernama Eko Suprayitno warga Banyutowo telah membuat surat pernyataan pada 12 Juli 2024 lalu.

Baca Juga: 98 Ribu Warga Pati Terima BLT dari Kemensos, Penyaluran Sudah Dimulai via Kantor Pos

“Dalam surat pernyataan tersebut, pemilik hotel telah sepakat untuk menghentikan operasional usaha hotel miliknya. Kenapa sekarang diingkari,” tegasnya.

Warga Puncel juga mengancam bakal menggelar aksi penolakan yang lebih besar jika usaha hotel di desanya tidak segera dihentikan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER