31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Sempat Batal, Renovasi Alun-alun Pati Digas Lagi, Sudewo: ‘Hanya Memakan Anggaran Rp20 Juta’

BETANEWS.ID, PATI – Sempat batal karena adanya gejolak penolakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), revitalisasi Alun-alun Simpang Lima Pati kembali dilanjutkan.

Tampak sejumlah pekerjaan membongkar beberapa titik bangunan yang ada di Alun-alun Pati. Ada pula, sejumlah pekerja yang terlihat melakukan peremajaan tanaman di lokasi tersebut.

Baca Juga: Kades Payang Klaim Jalan Sepanjang 450 Meter yang Jadi Sengketa Merupakan Peninggalan Nenek Moyang

-Advertisement-

Tampak sejumlah tempat duduk yang ada di empat sudut alun-alun, atau di bawah beringin hingga juga dibongkar.

Terkait dengan perbaikan Alun-alun ini, Bupati Pati, Sudewo mengaku pekerjaan tersebut bukan renovasi besar-besaran. Ia mengklaim anggaran yang dikeluarkan untuk perbaikan Alun-alun Pati itu hanya sedikit, cuma sekitar Rp20 juta.

‘Tidak renovasi kok. Anggarannya hanya kecil saja, itu kira-kira memakan anggaran kurang lebih Rp20 juta,” ujar Sudewo.

Ia menyebut, perbaikan Alun-alun Pati itu, dilakukan untuk membuat pengunjung lebih nyaman. Menurutnya, sejumlah tempat duduk di Alun-alun Pati tidak berfungsi dengan baik.

”Supaya lintasan orang berjalan tidak mengganggu orang berjalan. Baik di pojok sama kursi ada empat tempat duduk yang memang tidak pernah dipakai tapi menjadi kendala orang berjalan kaki dan olahraga. Hanya memperbaiki. hanya Rp20 juta. Jadi bukan renovasi,” katanya.

Namun, soal anggaran perbaikan Alun-alun Pati tersebut, apa yang disampaikan Bupati Pati Sudewo ini berbeda dengan data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati.

Fungsional Penata Kelola Bangunan Gedung Cipta Karya DPUTR Pati, Slamet Budi Setiyanto menyebut, anggaran untuk revitalisasi Alun-alun Pati sebesar Rp299 juta.

Pihak yang mengerjakan proyek ini yakni CV Abadi Makmur. Pihaknya memberikan waktu kepada kontraktor tersebut selama 40 hari untuk merevitalisasi Alun-alun Pati. Mulai 29 Oktober hingga 7 Desember 2025.

”Ini datanya (anggaran Rp299 juta),” ujar Budi melalui pesan singkat.

Sebagai informasi, sebelumnya, Bupati Pati Sudewo membatalkan sejumlah proyek imbas batalnya kenaikan PBB pada Jumat (8/8/2025).

Baca Juga: Ratusan Aparat Diterjunkan Amankan Pemeriksaan Batas Wilayah Tambaharjo-Payang

Selain proyek revitalisasi Alun-alun Pati, Bupati Pati Sudewo juga membatalkan renovasi RSUD RAA Soewondo dan beberapa pekerjaan perbaikan jalan.

”(Perbaikan Alun-alun) itu tidak bisa bejalan,” kata Sudewo.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER