31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Museum Patiayam Ditargetkan Jadi Cagar Budaya Nasional Tahun Ini

BETANEWS.ID, KUDUS – Museum Situs Purbakala Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo dinilai memiliki potensi luar biasa untuk diusulkan sebagai cagar budaya nasional, bahkan dunia. Hal ini disampaikan Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Nasional, Surya Helmi, saat mengunjungi Museum Situs Purbakala Patiayam, Kamis (17/7/2025).

Dalam kunjungannya tersebut, Helmi menargetkan pengajuan museum sebagai cagar budaya nasional bisa terlaksana di tahun ini. Sebab menurutnya, potensi yang ada, termasuk penemuan fosil purba yang ada dianggap pantas untuk menjadi cagar budaya nasional, bahkan dunia.

Baca Juga: Toko Koperasi PT Pura Dibobol Maling, Kerugian Ditaksir Rp24 Juta

-Advertisement-

“Luar biasa potensinya, sehingga kita menyempatkan diri datang ke sini. Untuk pengajuan cagar budaya nasional sudah ditetapkan, dan harus dimulai dari bawah. Jadi diajukan dari tingkat kabupaten, baru provinsi, lalu nasional,” bebernya, Kamis (17/7/2025).

Untuk itu, pihaknya agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus segera mengajukan usulan peningkatan status situs Patiayam ke tingkat nasional tahun ini. Bahkan, ia menilai kawasan ini tidak menutup kemungkinan bisa menjadi cagar budaya dunia di masa depan.

“Untuk temuan hampir sama dengan Sangiran dan Bumiayu. Nampaknya di masa lalu terjadi migrasi antara binatang dan manusia. Memang manusia jarang ditemukan di sini, berbeda dengan Sangiran yang sudah ada fosil manusianya. Bukan tidak mungkin ditemukan, tapi belum ditemukan,” ungkapnya.

Dia mengapresiasi keberadaan Museum Patiayam yang dinilainya memiliki penataan dan perhatian dari pemerintah daerah yang cukup baik. Artinya, pemerintah daerah menurutnya sangat memperhatikan hal tersebut.

“Kalau di tempat lain saya belum melihat museum sebagus ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Mutrikah menjelaskan, proses pengajuan status cagar budaya nasional harus dilakukan secara bertahap, dimulai dari tingkat kabupaten. Saat ini terkendala, karena kawasan Bukit Patiayam, juga ada wilayah Kabupaten Pati.

“Setelah ditetapkan di tingkat kabupaten, baru nanti bersama-sama dengan Pati diajukan ke nasional. Kawasan Bukit Patiayam ini secara wilayah memang satu kawasan, jadi tidak bisa diajukan sendiri-sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, cagar budaya yang telah ditemukan di wilayah Pati sudah dipisahkan dalam ruang khusus sebagai bagian dari pengusulan bersama.

Baca Juga: DPRD Kudus Desak Pelaksanaan Kegiatan APBD 2025 Segera Dijalankan, H. Masan, SE. MM: ‘Akan Terus Kita Awasi’

“Syaratnya ada minimal tiga temuan, dan untuk Pati sudah kita siapkan ruang khusus yang di titipkan di sini terlebih dahulu,” terangnya.

Menurut Mutrikah, potensi sejarah dan warisan geologis yang dimiliki Kudus sangat besar dan layak mendapat perhatian nasional. “Kalau kita melihat sejarah, Kudus potensinya luar biasa,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER