31 C
Kudus
Rabu, Februari 18, 2026

Pembangunan Rumah Sakit di Lahan Eks Matahari Kudus Bakal Dimulai 2026

BETANEWS.ID, KUDUS – Pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di lahan eks Mal Matahari Kudus bakal dimulai pada tahun 2026. Sementara di tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menargetkan penyelesaian proses Detail Engineering Design (DED) gedung berlantai tujuh.

Pembangunan tersebut merupakan bagian perluasan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi. Rencananya bangunan gedung rumah sakit tersebut terintegrasi dengan mal dan hotel bagi keluarga pasien.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan, bahwa saat ini proses DED pembangunan rumah sakit di lahan eks Mall Matahari sudah berjalan dan tahun ini selesai. Tahun 2026 akan dimulai pembangunan gedungnya.

-Advertisement-

Baca juga: Impian Besar Sam’ani Bisa Bangun Rumah Sakit Bertaraf Internasional di Kudus

“Terkait anggaran, sudah disiapkan. Nantinya pembangunan rumah sakit di lahan bekas Mall Matahari Kudus dari dana BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) RSUD Kudus,” ujar Sam’ani kepada awak media saat ditemui di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, belum lama ini.

Orang nomor satu di Kudus tersebut mengungkapkan, bahwa gedung rumah sakit di lahan bekas Mall Matahari nantinya dibangun tujuh lantai. Lantai satu sampai tiga dibuat mall, lantai empat hingga enam ruang rawat inap.

“Lantai tujuh nanti hotel untuk keluarga pasien. Rumah sakit itu nanti memang ada mallnya, agar yang sakit ketika lewat mall biar cepat sembuh,” sebutnya.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, dr. Abdul Hakam, DED pengembangan rumah sakit targetnya rampung tahun ini. Terkait pembangunan, pihaknya menunggu arahan dari Bupati Kudus.

“Sebab lahan bekas Mall Matahari Kudus pengelolaannya belum dilimpahkan ke RSUD Loekmono Hadi,” ujar Hakam.

Ia menambahkan, anggaran pembangunan direncanakan menggunakan Dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Namun untuk estimasi biaya masih dalam proses penghitungan.

Baca juga: 3 Rumah Sakit dengan Antrean Online Terbaik Versi BPJS Kesehatan Kudus

“Itu kan rencananya tujuh lantai dan ada basemen. Target kita di pembangunan awal untuk dasarnya kurang lebih menelan anggran antara Rp 30 miliar sampai Rp 40 miliar,” bebernya.

Dia menungkapkan, basemen sangat dibutuhkan pada pembangunan gedung rumah sakit. Selain untuk penguat gedung, nantinya juga bisa dimanfaatkan untuk parkir.

“Idealnya, kapasitas parkir disesuaikan dengan jumlah tempat tidur pasien, yakni sebanyak 350 bed. Sementara saat ini kapasitas parkir hanya cukup untuk 100 hingga 200 mobil. Maka, lahan parkir juga menjadi salah satu fokus kami dalam rencana pengembangan RSUD Kudus ke depan,” imbuhnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER