31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Program MBG Kudus Akan Tetap Berjalan di Bulan Ramadan

BETANEWS.ID, KUDUS – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kudus akan tetap berjalan selama Ramadan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Gizi Hybrid Ponpes Nashrul Ummah, Nuzilul Munawaroh.

Menurut Nuzilul, meskipun ada perubahan mekanisme, program MBG akan terus berjalan untuk memastikan siswa-siswi di Kudus mendapatkan makanan bergizi selama Ramadan.

“Tetapi untuk teknisnya, kami masih menunggu arahan dari BGN (Badan Gizi Nasional) terkait perubahan mekanisme tersebut,” ujar Nazilul melalui aplikasi pengirim pesan WhatsApp, Rabu (26/2/2025).

-Advertisement-

Baca juga: MBG di Jepara Bakal Tetap Berjalan Selama Bulan Ramadan

Nazilul mengungkapkan, yang sudah ada kepastian adalah untuk siswa SMP dan SMA sederajat, yang mana menu MBGnya nanti bisa dibawa pulang untuk dijadikan menu buka puasa. sementara untuk TK dan SD, masih menunggu arahan.

“Untuk TK dan SD kami belum tahu, apakah nanti menu MBGnya diberikan untuk dimakan di sekolah atau dibawa pulang,” bebernya. 

Dia menyampaikan, Dapur Gizi Hybrid Ponpes Nashrul Ummah melayani MBG untuk 3.266 siswa di 17 sekolah yang ada di Kecamatan Mejobo dan berada di radius 2 kilometer, mulai dari TK, SD, SMP dan SMA sederajat. 

Menu MBG yang disediakan oleh dapur gizi SPPG Nashrul Ummah terdiri dari protein nabati dan hewani yakni dari tempe dan daging ayam. Karbohidrat dari nasi, kemudian menu tersebut dilengkapi sayur dan susu.

“Menu akan berganti setiap hari. Nantinya menu MBG akan kita evaluasi setiap 10 hari sekali, biar siswa tidak bosan,” jelasnya.

Baca juga: Program MBG di Kudus akan Tambah 3 Dapur di 3 Kecamatan

Dia berharap, program MBG nantinya bisa dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup siswa-siswi di Kudus, terutama selama bulan suci Ramadan.

“Dengan demikian, program MBG dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kudus dan membantu menciptakan generasi yang sehat dan cerdas,” harapnya. 

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER