Jumlah Kedatangan Pemudik di Terminal Kudus Menurun Tajam

BETANEWS.ID, KUDUS – Satu bus tampak terpakir di Terminal Induk Jati Kudus, Selasa (7/4/2020) siang. Sambil menunggu penumpang, sopir dan kernet angkutan antar kota dan provinsi berwarna kuning itu terlihat membersihkan sampah bekas penumpang.

Selama beberapa minggu ini, terminal itu memang tampak lengang. Tak banyak aktivitas yang bisa ditemui setelah merebaknya Covid-19.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Induk Jati Kudus, Eko Emi Gestarianti (54) saat memaparkan jumlah pemudik yang tiba di Kudus. Foto: Imam Rosyidi.

Saat ditemui, Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Induk Jati Kudus, Eko Emi Gestarianti (54) menjelaskan, dalam beberapa hari ini, jumlah kedatangan pemudik dari berbagai kota, khususnya Jakarta memang terus menurun.

-Advertisement-

“Maret lalu, rata-rata kedatangan pemudik di terminal Kudus kurang dari 100 orang per hari. Sedangkan memasuki April, angkanya menurun tajam berkisar antara 7 sampai 10 pemudik setiap harinya,” ungkap wanita berkacamata itu.

Emi memperkirakan, penurunan ini terjadi lantaran ada imbauan kepala desa kepada warganya untuk pulang jauh-jauh hari, sebelum daerah-daerah melakukan karantina wilayah.

“Data per 5 April 2020, jumlah pemudik yang tiba di Kudus ada 872 orang. Yang paling banyak berasal dari Kecamatan Gebog,” beber Emi.

Meski begitu, pihaknya tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat untuk menyambut kedatangan pemudik.

“Sebelum ada penyebaran Virus Covid-19 kami memang sudah melakukan pendataan. Setelah ada penyebaran virus ini, kami lebih ketat. Selain itu juga ada upaya untuk pencegahan dan pemeriksaan bagi pemudik,” jelasnya.

Baca juga: Tolak Pemudik Luar Menawan Dikarantina di Balai Diklat Sonya Warih

Pendataan ini, lanjut dia, akan dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Kudus yang kemudian disebar ke Puskesmas setempat. Dengan adanya data pemudik, pihak Puskesmas bisa lebih siap melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi warga yang punya inisiatif untuk memeriksakan kondisinya, saat tiba di terminal. Menurutnya, ini sebagai perwujudan tanggung jawab pemudik kepada diri sendiri dan orang lain dalam pencegahan Virus Corona.

“Mereka yang baru datang secara sadar melakukan pemeriksaan diri di terminal. Ini bagus sekali,” bebernya.

Baca juga: Hartopo Bersikukuh Lokasi Karantina Pemudik Sesuai Rencana Awal

Selain itu, pihaknya juga melakukan komunikasi dengan Perusahaan Otobus (PO) untuk mengurangi aktivitas perjalanan. Hal tersebut direspon positif, dan saat ini bus yang beroperasi hanya sebagian kecil.

“Saya datangi PO-PO dan mengimbau agar mengurangi aktivitas perjalanan. Biasanya malam hari full hingga 25 bus, tapi saat ini hanya 3 hingga 5 bus saja,” tukas Emi.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER