Sea Kopi Kenalkan Kopi Tempur Lewat Gerobak, Mangkal di Utara Kantor Bupati Jepara

BETANEWS.ID, JEPARA – Pembeli tampak datang silih berganti menghampiri gerobak berbentuk kapal yang didominasi warna biru di sebelah utara Kantor Bupati Jepara. Gerobak bertuliskan ‘Sea Kopi’ tersebut menawarkan berbagai varian es kopi yang terbuat dari kopi tempur, salah satu kopi khas Jepara.

Penjual Sea Kopi, Muhammad Farhanuddin (18), bercerita bahwa ia sengaja menjual kopi tempur menggunakan gerobak dengan tujuan agar masyarakat bisa mencicipi cita rasa khas kopi tempur yang biasanya dijual di kafe atau warung kopi.

“Saya pengen ngenalin kopi tempur ke masyarakat Jepara, biar orang Jepara sendiri juga bisa merasakan kopi khas Jepara, salah satunya kopi tempur,” katanya saat ditemui di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Panggang, Kecamatan/Kabupaten Jepara, Jumat (18/10/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Es Wedang Ronde Pak No yang Legendaris di Depan SMPN 1 Jepara

Varian kopi yang ia jual bervariasi, mulai dari Americano Robusta dan Arabika untuk varian kopi hitam yang dijual dengan harga Rp8 ribu per cup. Selain itu juga terdapat varian kopi susu (kopsu) mulai dari orisinal, gula aren, vanila, dan hazelnut dengan harga Rp8-10 ribu per cup.

Selain kopi, untuk menawarkan berbagai pilihan kepada pembeli ia juga menjual varian noncoffee, mulai dari red velvet, green tea, taro, dan cokelat dengan harga Rp10 ribu per cup.

“Jualnya cuma di sini sih, sebelah utara pendapa, dari jam 16.00-21.00 WIB,” katanya.

Dalam sehari, ia biasanya membawa 40-50 cup minuman. Meskipun baru satu minggu berjualan, tetapi kopi yang ia bawa selalu laris diserbu pembeli setiap hari.

Usaha kopi tersebut, tidak ia rintis sendiri. Awalnya ia merupakan pekerja di sebuah kafe, tapi hanya bertahan selama lima bulan. Pemilik kafe tersebut kemudian menawarkan kepada dirinya untuk berjualan kopi gerobakan.

Baca juga: Cobain Sensasi Pecel Latoh, Gurih Kriuknya Dijamin Bikin Nagih

“Tadinya kerja di coffee shop, tapi keluar. Pengen usaha sendiri, ada yang nawarin jual kopi akhirnya saya ambil. Kopinya ini saya yang racik sendiri di rumah,” ujarnya.

Muhammad Nashifur Rijal (17), salah satu pembeli dari Desa Langon, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara mengaku senang dengan adanya penjual kopi gerobakan. Terlebih kopi yang dijual menggunakan kopi tempur yang merupakan khas Jepara.

“Seneng (ada yang jual kopi tempur tapi gerobakan). Soalnya di Jepara belum pernah ada. Jadi sering ke sini cuma buat beli kopi,” ujarnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER