31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Andalkan Wisata Edukasi, Desa Kauman Kudus Sasar Paud dan TK

BETANEWS.ID, KUDUS – Desa Kauman, Kecamatan/Kabupaten Kudus, kini bisa menjadi jujugan wisata edukasi bagi anak Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) maupun Taman Kanak-kanak (TK). Desa yang berada di jantung kota tersebut, memiliki potensi unggulan yaitu wisata edukasi.

Sekertaris Desa Kauman, Rofikin, mengatakan, Desa Kauman mendapatkan surat keputusan (SK) Bupati Kudus sebagai rintisan desa wisata pada 2018. Saat ini, desa tersebut memiliki beberapa potensi yang dapat diandalkan untuk wisata edukasi bagi anak-anak.

“Jadi pengunjung yang mengunjungi desa kami, bisa memilih paket-paket wisata yang disediakan. Meliputi paket A seharga Rp580 ribu, paket B harga Rp350 ribu, dan paket untuk anak-anak Rp50 ribu. Masing masing paket untuk kuota 20 orang,” bebernya, belum lama ini.

-Advertisement-

Baca juga: Liburan Seru di Kampung Kuto, Bisa Belajar Bertani hingga Outbond yang Asyik 

Menurutnya, potensi wisata yang ditawarkan Desa Kauman meliputi, pembuatan khat kaligrafi, susur desa, dan outbound. Di sana juga terdapat makanan khas, minuman khas, dan cinderamata.

“Untuk makanan khas kami ada nasi jangkrik, uyah asem, mahtum ayam, gado-gado kentang, jajanan jumput, dan intip ketan. Lalu untuk minuman khas ada jamu temulawak yang sudah terkenal. Pengunjung nantinya bisa melihat langsung produksi di beberapa tempat UMKM, dengan susur desa,” jelasnya.

Ia menuturkan, sebagai rintisan desa wisata, pihaknya tahun ini mendapat alokasi dana bantuan gubernur (Bangun) senilai Rp100 juta. Dana untuk wisata itu, akan digunakan untuk mempercantik lokasi outbound, pemasangan peta wisata, kursi taman, tenda informasi wisata, sapta pesona, speaker outbound, dan peralatan megaphone.

“Bantuan itu sudah cair di rekening, tapi belum kami gunakan. Rencananya akan kami gunakan untuk pengembangan desa wisata kami,” tuturnya.

Baca juga: Serunya Berpetualang di Lereng Muria dengan Jeep 

Setidaknya, Desa Wisata Kauman sudah dua kali melayani kunjungan dari pengunjung. Sehingga untuk tahun depan pihaknya akan lebih memaksimalkan lagi untuk promosi desa wisatanya.

“Untuk promosi kami maksimalkan di sekolahan Paud dan TK, serta biro yang ada di Kudus,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER