31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Dibakar Sembarangan, Ribuan Butir Limbah Obat Psikotropika Gegerkan Warga Jepara

BETANEWS.ID, JEPARA – Warga Desa Mambak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara digegerkan oleh bau menyengat yang timbul dari ribuan butir obat yang dibakar sembarangan di area lahan kosong dekat makam keramat, Rabu (2/1/2024) pukul 01.00 WIB dini hari.

Abdul Rosyid, Perangkat Desa Mambak bercerita lahan kosong tersebut merupakan lahan milik warga Desa Mambak yang disewa oleh tukang pengepul sampah. Sebelumnya warga sudah melihat tumpukan sampah berada di area tersebut sekitar dua hari yang lalu.

Baca Juga: Sampai September Polisi Tangkap 25 Pemakai Narkoba dari 19 TKP di Jepara

-Advertisement-

“Sebelumnya memang sudah ada sampah di area sini, tapi warga tidak tau kalau isinya obat. Taunya ya setelah ada bau menyengat, setelah ditelusuri sumbernya kok dekat makam. Akhirnya didatangi warga dan sampahnya di korek-korek ternyata isinya sampah,” katanya saat ditemui di lokasi tempat pembakaran limbah obat, Desa Mambak Rt3/Rw 2, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, Rabu (2/10/2024).

Sekitar 100 meter dari lokasi tempat pembakaran limbah obat, juga ditemukan ratusan bungkus sampah yang setelah dibuka isinya juga limbah obat. Berdasarkan pantauan di lokasi, di area tempat dibuangnya limbah obat tersebut terdapat lubang dengan kedalaman sekitar 7-8 meter dengan panjang 5 meter.

Menurut keterangan dari Abdul Rosyid, pengerukan lahan tersebut terjadi pada Selasa, (1/10/2024) kemarin saat siang hari. Kemudian sorenya, terdapat truck yang membuang sampah di area tersebut.

“Jumlah obatnya kalau yang dibakar itu sekitar satu pick up lebih ya, tapi kalau yang di buang belum dibakar itu sekitar satu truck mungkin,” jelasnya.

Saat dihubungi oleh warga, penyewa lahan yang berprofesi sebagai pengepul sampah tersebut saat ini masih berada di desa asalnya yaitu Kabupaten Purwodadi. Sehingga belum didapat keterangan dari warga yang membuang limbah obat tersebut.

Baca Juga: Pernah Dikriminalisasi, Rencana Ekspor Pasir Laut Bangkitkan Luka Warga Pesisir Jepara

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Mudrikatun mengatakan dari tumpukan limbah obat tersebut salah satunya ditemukan bungkus obat bertuliskan hexymer. Bungkus tersebut berisi obat trihexyphenidil hydrochloride yang termasuk obat golongan psikotropika.

“Dinas Kesehatan tidak pernah melakukan pengadaan obat hexymer seperti yang ditemukan, baik pengadaan pada tahun 2024 maupun tahun sebelumnya,” katanya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER