BETANEWS.ID, PATI – Laga Persipa Pati vs Persiku Kudus tak dipungkiri lagi selalu menawarkan sensasi tersendiri. Rivalitas kedua klub mengundang banyak atensi masyarakat.
Kedua kubu yang akan berhadapan pada Rabu (2/9/2024) besok sore, sangat menyadari pentingnya laga ini. Pertandingan antara Laskar Saridin dan Macan Muria ini, tidak sekadar berebut poin dan kemenangan, namun juga laga adu gengsi.
Baca Juga: Menang Perdana, Banur Sebut Persipa Pati Masih Banyak PR
Hasil laga klasik ini juga akan berpengaruh bagi posisi kedua tim di klasemen. Kini, kedudukan mereka berurutan di posisi 5 dan 7 dengan selisih satu poin saja.
Persipa yang baru mengantongi empat poin dari empat laga yang sudah berlangsung, berpotensi menggeser posisi Persiku jika besok sore bisa mengamankan tiga poin di kandang.
Sebaliknya, kalau Persiku Kudus bisa merebut poin penuh di Stadion Joyokusumo besok sore, maka akan semakin meninggalkan Persipa Pati. Persiku saat ini mengantongi lima poin dari empat laga sebelumnya.
Bukan hanya itu saja, laga besok sore juga diprediksi berjalan dengan tensi yang tinggi. Setiap kali pertemuan Derbi Muria ini, selalu menawarkan ‘ketegangan’ di lapangan maupun antarsuporter.
Pelatih Persipa Pati, Bambang Nurdiansyah mengaku sudah melakukan evaluasi dan berbagai perbaikan untuk menghadapi tim Macan Muria.
Pihaknya enggan tumbang di kandang sendiri. Dirinya pun mematok target tinggi dalam laga besok.
”Minta doanya kepada suporter semoga besok sore kita raih tiga poin. Ini kompetisi jangka panjang. Setiap pelatih tentu ada evaluasi, perbaikan, kita tingkatkan. Kelemahan kita benahi. Mudah-mudahan besok anak-anak bisa maksimal raih tiga poin,” ujar Banur, Selasa (1/10/2024).
Banur menyadari kekuatan Persiku. Untuk itu, ia sudah menyiapkan strategi khusus untuk membongkar pertahanan Persiku Kudus. Namun, ia merahasiakan strategi tersebut.
”Pasti ada kiat-kiat untuk membongkar pertahanan Persiku. Penyelesaian pemain dan (strategi) kita siapkan,” sebutnya.
Selain stategi, jajaran pelatih juga perlahan memperbaiki fisik pemain yang dinilai menjadi kelemahan Persipa Pati. Namun, Banur menilai upaya itu perlu waktu yang tidak pendek.
Baca Juga: Tampil Apik di Kandang, Persipa Pati Libas PSIM Jogja 3-1
Apalagi persiapan Persipa Pati dalam menghadapi Liga 2 ini terhitung sebentar dibandingkan klub lainnya. Banur pun mengaku meskipun belum maksimal, namun fisik pemain perlahan mulai membaik.
”Fisik tidak bisa disiapkan seminggu dua minggu. Tiga minggu pun baru sedikit. Maka persiapan penting. Minimal 8 minggu. Dengan berjalannya kompetisi mudah-mudahan naik terus. Alhamdulillah sekarang ada progres,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

