BETANEWS.ID, KUDUS – Kementerian Koordinator (Kemenko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menggandeng Pimpinan Pusat Muhammadiyah melaksanakan Gerakan Nasional Revolusi Mental di Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut berlangsung dua hari pada 24-25 Agustus 2024.
Kegiatan tersebut meliputi aksi tanam pohon, makan sehat, pelatihan positif bermedia social dan pelatihan wirausaha bagi takmir masjid. Rangkaian kegiatan ini mengambil tema Lestarikan Budaya Bangsa, Teguhkan Bhinneka Tunggal Ika.
Koordinator Tim Kerja GNRM Muhammadiyah, Muhammad Sofyan, menjelaskan, aksi tanam pohon dilaksanakan secara simbolis di Lapangan Muhammadiyah, Jalan KHR Asnawi. Penanaman pohon penghijauan di lingkungan amal usaha Muhammadiyah melibatkan para pelajar dari tingkat SD hingga SMA sehingga diharapkan tumbuhnya rasa cinta lingkungan sejak dini.
Baca juga: Djarum Foundation Hijaukan 567 Hektare Bukit Patiyam Hanya dalam 4 Tahun
“Melalui penanaman pohon ini kita berharap lingkungan senantiasa lestari dan tetap nyaman untuk anak cucu kita di masa depan. Kita tahu dampak perubahan iklim sudah sedemikian parah. Karena itu kami mengajak dan melibatkan peserta didik secara langsung dalam aksi tanam pohon ini,” jelasnya melalui siaran tertulisnya pada betanews.id, Sabtu (24/8/2024).
Sebagai tindak lanjutnya, kata dia, Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus berencana melaksanakan penanaman seribu tanaman buah di lingkungan Amal Usaha dan tanah wakaf Muhammadiyah Kudus.
“Hal itu sebagai bagian dari gerakan penanaman 10 juta pohon yang diinisiasi oleh Kemenko PMK dan PP Muhammadiyah,” ungkapnya.
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus, Zulfa Kurniawan, kegiatan GNRM itu selaras dengan Kepribadian Muhammadiyah.
Baca juga: Jaga Sumber Mata Air, Komunitas Peka Kudus Tanam Bibit Pohon di Lereng Muria
“Internalisasi nilai strategis instrumental revolusi mental, yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong merupakan salah satu upaya Pemerintah membangun sumber daya manusia, dan Muhammadiyah selama ini juga concern di bidang tersebut. Sebab itu, Muhammadiyah senantiasa mendukung upaya pemerintah untuk membangun sumber daya manusia,” ungkap Zulfa Kurniawan.
Zulfa juga menambahkan, selama pemerintah benar, Muhammadiyah senantiasa mendukung dan berpartisipasi aktif. Namun jika ada yang tidak sesuai, maka Muhammadiyah tidak segan untuk mengingatkan dan meluruskan.
Editor: Ahmad Muhlisin

