BETANEWS.ID, KUDUS – Polres Kudus menggelar kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Candi 2024 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jumat (23/8/2024). Kegiatan tersebut sebagai upaya persiapan untuk menerjunkan personel pengamanan Pilkada 2024.
Usai kegiatan tersebut Polres Kudus melaksanakan pemusnahan 3.148 botol miras dan 561 botol miras lokal hasil operasi Mantap Praja Candi 2024-2025.
Baca Juga: Terima Rekom PDIP, Sam’ani-Bellinda Diusung Koalisi Gemuk di Pilkada Kudus
Kapolres Kudus, AKBP Ronni Bonic menyampaikan, kegiatan operasi yang dilaksanakan itu untuk persiapan menyambut Pilkada, baik pemilihan Bupati maupun pemilihan Gubernur yang digelar November 2024 nanti.
“Tadi juga sudah melakukan apel operasi sebagai awal tanda dimulainya operasi ini. Di samping itu kita melakukan persiapan personil yang diterjunkan dalam proses pengamanan Pilkada serentak 2024,” bebernya, Jumat (23/8/2024).
Ia menjelaskan, selama kurang lebih 14 hari dalam kegiatan yang dilaksanakan itu, berhasil mengamankan minuman keras (miras) berbagai merek sebanyak 3.148 botol dan juga putihan tanpa merek sebanyak 561 botol. Selain itu dalam operasi itu, pihaknya juga menemukan beberapa pasang tidak sah yang kini sudah mendapatkan pembinaan.
“Dalam pengamanan miras ini ada sebanyak 44 kasus dari 44 tersangka. Kegiatan pemusnahan ini sebagai langkah untuk memastikan bahwa barang yang kita sita ini sudah melalui penetapan dari pengadilan,” ungkapnya.
Bonic menghimbau, terutama kepada masyarakat Kabupaten Kudus, untuk tidak lagi melakukan penjualan dan peredaran miras. Sebab, hal itu sudah ada aturannya di dalam Peraturan Daerah (Perda) Kudus, bahwa miras merupakan larangan.
Untuk itu, pihaknya fokus menekan peredaran miras dengan melakukan kegiatan operasi. Baik dilakukan dari Polres Kudus maupun yang bekerjasama dengan instansi terkait, seperti TNI, Satpol-PP, dan sebagainya. Terlebih Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) selalu yang dilakukan setiap hari.
“Di sini kita juga membuka informasi untuk membangun komunikasi dengan masyarakat. Sehingga ada beberapa kasus yang kita temukan, berdasarkan informasi dari masyarakat. Jadi misalkan ada laporan kita tindaklanjuti, apalagi itu sudah dilarang oleh aturan,” jelasnya.
Baca Juga: TMMD Sengkuyung 2024 Tahap III Desa Kaliwungu Rampung, Jembatan dan Jalan Resmi Dibuka
Ia menambahkan, demi untuk memastikan pilkada serentak berjalan dengan lancar, Polres Kudus menerjunkan 2/3 personelnya atau sekitar 600 personel gabungan. Selain itu, nantinya juga ada penambahan dari Kodim 0722/Kudus, Satpol-PP, untuk pengamanan.
“Kita berharap pelaksanaan jalannya pilkada bisa lancar, sehingga masyarakat bisa memilih pemimpinnya yang dipilih untuk memimpin lima tahun kedepan,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

