BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan warga terlihat sangat antusias datang di Kudus Job Fair 2024, di Gedung Graha Mustika. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus itu, diadakan selama dua hari, Rabu-Kamis (17-18/7/2024). Setidaknya ada puluhan perusahaan, baik dari Kudus maupun luar daerah yang mengikuti bursa lowongan kerja tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi (Disnakerperinkop) dan UKM Kabupaten Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati menyampaikan, even tersebut sebagai wadah pertemuan pencari kerja dan dunia industri, kembali digelar pada tahun ini. Acara yang sebelumnya vakum selama lima tahun dikarenakan pandemi itu, menyediakan ribuan lowongan pekerjaan.
Baca Juga: Disnaker Kudus Bakal Adakan Pelatihan IT dan Fotografi di 2025
“Perusahaan yang ikut, awalnya memang ada 20 perusahaan. Kemudian ada tambahan dua perusahaan lagi, sehingga totalnya ada 22 perusahaan dengan menyediakan 5.946 lowongan pekerjaan,” bebernya, Rabu (17/7/2024).
Ia menjelaskan, sebanyak 22 perusahaan yang mengikuti Kudus Job Fair 2024 itu tak hanya perusahaan berasal dari Kabupaten Kudus, tapi juga perusahaan Jepara. Di antaranya meliputi, PT Djarum, PT Nojorono, PT Sukun, PT Kudus Alih Jaya, PT Indomaju Textindo, PT Sari Warna Asli, dan PT Pura Barutama, dan masih banyak lagi.
“Jadi hari ini kita melaksanakan Kudus Job Fair 2024, sekaligus kita melaunching sistem atau aplikasi Si Cakepku. Dalam job fair ini, yang mengikuti ada perusahaan rokok, perusahaan tektile, dan perusahaan lainnya,” ungkap Rini.
Penyediaan lowongan sebanyak 5.946 bagian itu, di antaranya membutuhkan posisi seperti supervisor, analis, produksi, teknisi, operator, engineering, dan masih banyak lagi. Even tersebut menurutnya untuk memfasilitasi bagi perusahaan maupun pencari kerja, khususnya masyarakat Kudus.
Ia menyebut, akan memaksimalkan optimalisasi penempatan tenaga kerja di dunia kerja. Meski tingkat pengangguran di Kudus mencapai lebih dari 15.000 orang, kegiatan itu diharapkan bisa menyerap pengangguran yang ada di Kota Krerek itu.
“Harapannya dengan kegiatan ini bisa mengurangi tingkat pengangguran yang ada di Kabupaten Kudus. Untuk Targetnya dari TPT (tingkat pengangguran terbuka) diangka 3,25 persen, menjadi 3,19 persen, Jadi turun 0,4 persen TPT-nya,” ujarnya.
Baca Juga: Disnaker Kudus Sebut Tingkat Keberhasilan Pelatihan 60 Persen
Sementara itu, Pj Bupati Kudus, Muhammad Hasan Chabibie mengaku senang dengan kegiatan yang diselenggarakan. Meski idealnya job fair harus dilakukan minimal dua kali dalam setahun, namun pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah saya senang sekali, karena ada even job fair yang kemudian menjadi titik temu, perusahaan terkait dengan karyawan yang dibutuhkan. Lalu berapa formasi yang disiapkan dan ini juga menjadi jalan keluar. Sehingga 15.000 orang yang belum mempunyai pekerjaan itu kemudian bisa mendapatkan pekerjaan lebih baik,” tuturnya.
Editor: Haikal Rosyada

