Ternyata Masih Ada Satu Jemaah Haji Pati di Arab Saudi, Ini Sebabnya

BETANEWS.ID, PATI – Semua kloter jemaah haji asal Kabupaten Pati sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Terakhir, jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 80 tiba di halaman Pendapa Kabupaten Pati, Selasa (16/7/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.

Meski begitu, informasinya masih ada satu jemaah haji asal Pati yang tertahan di Arab Saudi. Satu jemaah itu disebut sudah berusia lanjut.

Plh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) pada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pati, Umi Istianah, mengatakan, jemaah haji tersebut atas nama Soleh Mastur Rasijah. Jemaah dari Kloter 79 itu, saat ini, dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah.

-Advertisement-

Baca juga: Semua Jemaah Haji Pati Sudah Tiba di Kampung Halaman

”Yang dirujuk di KKHI atas nama Bapak Soleh Mastur Rasijah dari Kloter 79. Karena sakit dan sudah tua, sehingga harus dirujuk ke KKHI. Beliau sakit, sehingga masih di KKHI Madinah,” ujar Umi Istianah.

Namun, dirinya belum mengetahui asal desa mana jemaah haji itu. Yang pasti katanya, pemulangan jemaah haji yang sakit tersebut bakal diikutsertakan dengan kloter lainnya yang belum pulang.

”Untuk pemulangan menyusul. Akan diikutkan dengan kloter-kloter selanjutnya. Belum ada kepastian kapan pulang. Menunggu beliau sehat dan layak untuk dipulangkan,” ungkapnya.

Dengan begitu, kata Umi, jemaah haji asal Pati yang telah dipulangkan sekitar 1.611 jemaah haji. Sebelumnya, tiga jemaah haji asal Kabupaten Pati meninggal di Arab Saudi.

Ketiga jemaah haji itu yakni Djumadi Joso Sugini (71), Muhammad Zainuddin (55) dan Saripah Banjar Surodipo (87). Untuk Djumadi Joso Sugini wafat pada Rabu (19/6/2024) pukul 17.59 Waktu Arab Saudi. Sementara kedua nama terakhir wafat pada Sabtu (22/6/2024).

Baca juga: Jemaah Haji: ‘Tak Ada Namanya Haji Mahal, Kalau Allah Memampukan Pasti Bisa’

Ia menyebut, bahwa ketiga jemaah haji itu sudah melaksanakan ibadah haji sebelum wafat. Mereka wafat usai mengalami sakit setelah melaksanakan ibadah haji di Mekkah. Jenazah para jemaah haji pun dimakamkan tempat pemakaman umum setempat.

”Penyebab kematian sakit karena kecapekan. Terutama Ibu Saripah, karena usianya 84 tahun, sudah lansia. Untuk Bapak Djumadi sebelum berangkat memang sudah sakit. Cuma istithaah, berhak haji. Ndak masalah. Tapi karena di sana mungkin penyakitnya kambuh juga kami ndak tahu,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER