BETANEWAS.ID, PATI – Ratusan warga Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Pati, siang itu tampak memenuhi jalanan. Mereka berkelompok sesuai dengan RT masing-masing, dengan mengenakan kostum yang unik.
Tampak di masing-masing kelompok, terdapat gunungan yang berisi hasil bumi, seperti padi, jagung, kacang, terong, kacang panjang, mentimun, bawang, nanas, wortel, tomat, dan jeruk.
Menurut Kepala Desa Ketitang Wetan, Ali Muntoha, gunungan-gunungan tersebut, dikirab keliling desa dan berakhir di punden desa setempat yakni Makam Mbah Mursyidin.
Baca juga: Ratusan Warga Berebut Nasi Berkat di Sedekah Bumi Desa Lahar
“Ada 12 gunungan yang dikirab dalam kegiatan sedekah bumi di Desa Ketitang Wetan ini. Satu gunungan berasal dari kepala desa, satu dari perangkat, kemudian yang lainnya berasal dari masing-masing RT,” ujar Ali, Kamis (13/6/2024).
Ia menyebut, kirab gunungan hasil bumi tersebut merupakan tradisi yang selalu ada dalam kegiatan sedekah bumi di Desa Ketitang Wetan. Menurutnya, gunungan hasil bumi itu melambangkan beragam hasil bumi yang ada di desanya.
Tidak hanya itu, hasil bumi yang dikirab tersebut, juga menjadi salah satu cara wujud syukur masyarakat yang telah dimudahkan rezekinya oleh Tuhan yang Maha Esa.
Baca juga: Melihat Keseruan Rebutan Gunungan dan Berkatan di Sedekah Bumi Desa Jrahi
“Ini juga salah satu upaya kami menjaga dan melestarikan tradisi yang sudah berjalan turun temurun oleh masyarakat Ketitang Wetan,” ungkapnya.
Ia berharap, masyarakat tetap guyub untuk bersama-sama melestarikan tradisi yang ada di Desa Ketitang Wetan.
Editor: Ahmad Muhlisin

