31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

639 Koleksi Kertas Museum Kretek Butuh Konservasi, tapi Tahun Ini Hanya Fokus 40 Koleksi

BETANEWS.ID, KUDUS – Museum Kretek tengah intensif melaksanakan konservasi rutin pada koleksi kertasnya. Dari 1.061 koleksi kertas yang dimiliki, 639 di antaranya membutuhkan perawatan secara khusus. Saat ini, perhatian utama diberikan kepada 40 koleksi yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Menurut staf Museum Kretek, Novi Noor Hayati, konservasi ini penting untuk menjaga warisan berharga yang mencakup bungkus rokok, arsip, dokumen, dan foto. Tantangan khusus muncul dalam konservasi bungkus rokok karena lipatan dan bahan kayu di dalamnya, yang memerlukan teknik perawatan yang cermat dan hati-hati.

Konservasi koleksi Museum Kretek Kudus oleh Museum Monumen Pers Nasional. Foto: Kaerul Umam

“Jenis teknologika meliputi koleksi seperti bungkus rokok, sementara jenis historika berupa arsip, dokumen, foto, amplop, dan kartu pos. Dari sekian banyak koleksi kertas itu ada 639 koleksi yang membutuhkan konservasi,” bebernya saat dihubungi, Selasa (21/5/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Konservasi Koleksi Bahan Kertas Museum Kretek Gunakan Metode Enkapsulasi, Apa Itu?

Rinciannya, kata Novi, sebanyak 40 koleksi dengan kondisi berat yang saat ini sedang dilakukan konservasi, kemudian koleksi dengan kondisi sedang ada 278 buah, dan koleksi kondisi ringan ada sebanyak 321 buah. Sedangkan 422 koleksi dengan kondisi yang baik.

“Sebenarnya untuk Museum Kretek, kan, ada banyak koleksi selain berbahan kertas. Contohnya kita juga ada koleksi keramik (souvenir) dan koleksi yang berbahan besi, yang berada didisplay. Untuk koleksi bahan besi lebih ke pengendalian karat. Jadi kita lebih fokuskan kepada koleksi kertas yang rawan akan kerusakan,” ungkapnya.

Ia menuturkan, di hari kedua kegiatan konservasi koleksi yang bekerja sama dengan Museum Monumen Pers Nasional itu, merambah ke koleksi bungkus rokok atau jenis teknologika. Menurutnya, di hari pertama, Senin (20/5/2024) baru melakukan konservasi dokumen, arsip atau yang berjenis historika.

“Untuk kendala sejauh ini dari tim Museum Monumen Pers Nasional, kesulitan saat konservasi bungkus rokok, karena ada lipatan. Kalau yang Museum Monumen Pers Nasional kan biasa menangani seperti naskah, koran, atau lembaran. Mereka agak kesulitan di bagian itu, tapi diusahakan,” tuturnya.

Baca juga: Koleksi Dokumen dan Bungkus Rokok Museum Kretek Dikonservasi

Selain itu, juga menemukan kesulitan pada bungkus rokok klobot, di mana di dalamnya ada kayunya. Sedangkan bahan kayu tak bisa dipadupadankan dengan bahan kertas. Sehingga, seperti koordinasi yang dilakukan tak membongkar kayu yang ada di dalam, hanya akan memperkokoh kertasnya supaya tidak semakin rusak.

“Cuma koordinasinya rokok kretek bungkus kayu tidak dibongkar kayunya. Kayu tetap dipertahankan. Karena kalau kayunya dibongkar dia akan makin rusak. Kertasnya kan sudah kayak kripik, biar tidak pada ngelupas, hanya diperkokoh saja bungkusnya,” jelas Novi. (adv)

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER