BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara telah resmi melantik 163 Kepala Sekolah baru, pada Kamis (2/5/2024) di Pendopo Kabupaten Jepara. Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta mengatakan pelantikan tersebut akhirnya dapat dilakukan setelah proses pengajuan yang cukup lama.
“Kepala sekolah di Jepara ini sudah kita usulkan dan Alhamdulillah oleh pak Mendagri, BKN, Kemendikbud sudah disetujui. Prosesnya memang cukup lama, karena harus dicek terkait berkas-berkas nya untuk proses mutasi,” katanya.
Baca Juga: Polling Pilkada Jepara 2024 (1)
Ia merinci, 163 kepala sekolah yang dilantik terdiri dari satu Kepala Sekolah TK, empat Kepala Sekolah SMP, dan sisanya 158 merupakan kepala sekolah SD.
Pemkab Jepara tadinya mengajukan sebanyak 236 guru untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah yang ada di Jepara. Namun, 73 lainnya tidak lolos seleksi.
“Yang kita usulkan ada 236, sisanya 73 tidak lolos seleksi. Ada beberapa penyebab, seperti umurnya sudah diatas 56 tahun, belum ikut pendidikan guru penggerak, belum punya sertifikat kepala sekolah,” katanya.
Selain itu, di Jepara saat ini masih terdapat 80 jabatan kepala sekolah yang kosong. Untuk mengisi kekosongan tersebut, dari pihak Pemkab Jepara sudah menunjuk Pelaksana Tugas (Plt).
Dalam waktu dekat juga akan dilakukan proses pengusulan kembali untuk mengisi jabatan kepala sekolah yang kosong. Beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu minimal golongan 3B, sudah mengikuti pendidikan guru penggerak, dan memiliki sertifikat kepala sekolah.
“Saya sudah perintahkan kepada Kadisdikpora untuk segera mengusulkan kembali 80 kepala sekolah yang masih kosong, segera mungkin. Dan di Jepara juga begitu kosong langsung kita isi, dengan Plt,” tambahnya.
Kepala Dinas, Pendidikan, Pemuda dan Olahraga ( Disdikpora) Kabupaten Jepara, Ali Hidayat menambahkan di Jepara sendiri saat ini sudah terdapat kurang lebih 500 guru yang sudah lulus pendidikan guru penggerak.
Baca Juga: UMK Jepara Digugat Apindo Jateng, Ratusan Buruh Minta Pemkab Tolak Gugatan
Dari jumlah tersebut juga sudah banyak yang memenuhi persyaratan, sehingga bisa diajukan untuk proses pengisian kekosongan jabatan kepala sekolah selanjutnya.
“Yang saat ini sedang kita ajukan guru penggerak angkatan ke lima. Kita masih punya lulusan angkatan tujuh sampai sembilan yang jumlahnya sekitar 500 an, yang memenuhi syarat juga sudah banyak, sehingga cukup untuk pengisian kepala sekolah yang masih kosong,” jelasnya.
Editor: Haikal Rosyada

