Andalkan Medsos, Kerajinan Batok Kelapa Milik Warga Ngemplak Mendunia

BETANEWS.ID,KUDUS – Di tepi selatan jalan sebuah gang di Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, tampak sebuah rumah dengan dinding bata ringan. Di dalam rumah itu,tampak ratusan batuk kelapa terjajar di lantai, dan sebagian yang lainnya berada dalam karung. Di ruangan lain rumah tersebut terlihat beberapa celengan berkarakter aneka hewan dan hiasan lampu yang terbuat dari batok kelapa. Tempat tersebut diketahui merupakan Oni Made Batok Craft yang hasil kerajinannya mampu menembus pasar internasional.

Tiar Bahroni (25), pemilik dari Oni Made Batok Craft mengungkapkan, hasil kerajinan yang terbuat dari batok miliknya itu memang beberapa kali diminati orang luar negeri. Bahkan dia mengakui sudah sudah beberapa kali bertransaksi dan melakukan pengiriman. Yakni ke Philipina satu kali dan ke Negeri Ratu Elisabeth sebanyak tiga kali.

-Advertisement-

“Saya mendapatkan order ke Philipina itu pada tahun 2018 tepatnya Desember. Sedangkan ke Inggris tahun 2019 dan pengiriman terakhir kemarin yaitu Januari 2020. Setiap pengiriman itu minimal 200 pcs,” kata pria yang akrab disapa Oni kepada betanews.id.

Sebenarnya, lanjut Oni, selain dua Negara yang disebutnya tadi, ada beberapa Negara yang berminat dengan hasil karyanya tersebut. Di antaranya Jerman, India dan lainnya. Namun, karena mahalnya ongkos pengiriman barang, transaksi dengan beberapa Negara tersebut belum terealisasikan.

“Orang luar sana sebenarnya tidak masalah dengan harga yang saya tawarkan. Tapi mereka tidak jadi pesan karena mahalnya ongkos kirim. Mereka enggan membayar ongkos kirim yang mahalnya melebihi harga barang yang akan dibeli,” ungkap pria lajang tersebut.

Sebelum produk kerajinan dari batok kelapa miliknya itu diminati orang Manca Negara, kata dia, sudah memiliki pelanggan dalam negeri. Dan sekarang secara rutin mengirim ke berbagai pulau di Indonesia. Tidak hanya Jawa, tapi juga Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Nusa Tenggar Timur (NTT).

“Pelanggan saya sudah lumayan banyak, selain mengirim rutin ke Museum Jenang Kudus, saya juga sering dapat pesanan dari Sragen, Jombang, Denpasar, serta Lombok,” terang Oni.

Dia mengungkapkan, dari batok kelapa, dirinya bisa membuat berbagai hasil kerajinan yang punya nilai jual. Antara lain, peralatan rumah tangga berupa sendok, garpu, piring, cangkir, mangkok dan lain sebagainya.
Selain peralatan rumah tangga, dia juga memproduksi lampu hias dari batok kelapa, miniatur mobil dan motor, serta celengan dengan berbagai karakter. Tak lupa juga gantungan kunci dan berbagai aksesoris pun dia produksi.

Sedangkan untuk pemasaran produk kerajinannya, selama ini Oni hanya mengandalkan media sosial. Ada Instagram dan beberapa lapak di marketplace. Menurutnya, dengan perkembangan zaman yang sudah serba milenial, semua orang bisa menjajakan produknya lewat online. Dan pangsa pasarnya itu seluruh dunia.

Editor : Kholistiono

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER