31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Sawah Terendam Banjir, Petani di Pati Terpaksa Panen Dini

BETANEWS.ID, PATI – Ratusan hektare lahan persawahan di Desa Tondomulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, terendam banjir. Kondisi ini, membuat petani terpaksa harus melakukan panen dini.

Hal itu dilakukan lantaran petani tak ingin merugi lebih besar akibat dampak dari banjir yang sudah hampir sepekan ini menggenangi lahan pertanian.

Salah seorang petani, Supadi, mengungkapkan, padi rentan busuk apabila tergenang air terlalu lama, sehingga ia memilih untuk melakukan panen lebih awal.

-Advertisement-

Baca juga: 48 Desa di 11 Kecamatan di Pati Terdampak Banjir

Supadi memakai terpal untuk mengangkut padinya. Batang-batang padi yang sudah dipotong, kemudian diletakkan di atas terpal yang sudah dibentangkan di atas genangan banjir. Selanjutnya, padi dibawa ke pinggir untuk diangkut kendaraan.

“Mulai dari Selasa (12/3/2024), itu kan hujannya tidak berhenti. Akhirnya ya seperti ini kondisinya, terendam,” ujar Supadi.

Sebenarnya, ia menunggu mesin pemanen padi. Namun, hingga waktu yang ditunggu tidak datang. Akhirnya ia memutuskan untuk memotong sendiri.

Ia khawatir, kalau tetap menunggu tracer atau mesin pemotong padi, justru padinya tidak terselamatkan. Dengan menggunakan cara manual, ia akhirnya memanen sendiri.

Baca juga: Hampir Sepekan Kebanjiran, Korban Banjir di Pati Belum Tersentuh Bantuan oleh Pemerintah

“Sebenarnya kalau panen pakai tracer, itu hasilnya bisa lebih maksimal. Tapi karena ini yang ditunggu nggak bisa datang karena keburu hujan, ya akhirnya dipotong sendiri,” ungkapnya.

Sedangkan untuk harga gabah, ia juga menyebut kalau saat ini sudah turun untuk di tingkat petani.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER