Rumah Masih Tergenang Banjir, Warga Karanganyar Demak Memilih Bertahan di Pengungsian 

BETANEWS.ID, DEMAK – Banjir yang menerjang Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak sejak Kamis (08/02/2024) belum juga surut. Banyak warga juga memilih bertahan di pengungsian sambil setiap hari menengok rumah untuk bersih-bersih. Salah satu tempat pengungsian yang masih ramai adalah Madrasah Tsanawiyah (MTs)- Madrasah Aliyah (MA) Mazro’atul Huda, Kecamtan Karanganyar, Kabupaten Demak.  

Salah satu pengungsi, Atiqoh (54), mengataku masih mengungsi lantaran rumahnya masih terendam air dengan ketinggian di atas lutut orang dewasa.  

“Saya belum berani kembali ke rumah karena air masih tinggi. Tidak bisa tidur di sana juga. Tapi, suami sekarang sudah mulai bersih-bersih pakaian dan dinding-dinding yang terkena air banjir,” ujar Atiqoh, Sabtu (17/02/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Banjir Datang Tiba-tiba, Abdul Tak Sempat Selamatkan Surat Berharga

Atiqoh melanjutkan, sebetulnya dirinya sudah sering mengalami banjir sebab lokasi rumahnya di daerah rendah. Namun, banjir kali ini menurutnya lebih besar dari tahun sebelumnya. Sebab, air masuk ke dalam rumahnya dengan ketinggian sekitar 2 meter.  

“Sebenarnya, kan, sebelumnya sudah antisipasi kalau mau banjir. Bagian teras sudah saya tinggikan. Pikir saya nyicil dulu malah keduluan banjir yang lebih besar dari tahun sebelumnya,” jelasnya. 

Dia mengungkapkan, mengenai barang-barang berharga untungnya sudah ia selamatkan mulai dari mesin cuci, kulkas, televisi, dan surat-surat penting lainnya. Dirinya menyebut, kemungkinan akan mengungsi hingga air di rumahnya mulai surut. 

“Belum tahu surutnya butuh berapa lama karena harus disedot supaya bisa surut. Kalau nunggu surut sendiri, ya, lama berminggu-minggu,” bebernya.

Baca juga: Belasan Mobile Pump Diterjunkan ke Demak, Beroperasi 24 Jam Sampai Banjir Surut 

Selain rumah yang terendam banjir, kantin tempat ia mencari rezeki di madrasah tersebut juga terendam banjir. Dirinya menyebut kerugian yang dialami cukup banyak. 

“Kerugiannya banyak, ya, pastinya, tapi ya tidak apa-apa yang penting masih selamat,” tambah Atiqoh. 

Editor: Ahmad Muhlisin 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER