Peringati Hari Santri, PKB Pati Salurkan 200 Ribu Liter Air Bersih untuk Pesantren dan WargaHari Santri 2026, PKB Pati Kirim

BETANEWS.ID, PATI – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Pati menyalurkan bantuan 200.000 liter air bersih kepada pondok pesantren, madrasah, masjid, dan masyarakat umum. Bantuan tersebut disalurkan melalui program bertajuk PKB Pati Peduli Air Bersih.

Sekretaris DPC PKB Pati, Kastomo, mengatakan bantuan tersebut diwujudkan dalam 25 tangki air bersih yang didistribusikan ke sejumlah lokasi di wilayah eks Kawedanan Jakenan dan Kayen.

Menurut Kastomo, kedua wilayah tersebut menghadapi persoalan yang berulang setiap tahun. Saat musim kemarau, warga kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan. Sebaliknya, ketika musim hujan tiba, sejumlah wilayah justru dilanda banjir.

-Advertisement-

“Kondisi di dua eks kawedanan ini memang saat musim kemarau mengalami kekeringan, sedangkan saat musim hujan kebanjiran. Kondisi ini tidak boleh terus-menerus seperti ini. Pemerintah harus turun tangan dan memiliki solusi untuk menyelesaikan persoalan kekeringan,” ujarnya.

Kastomo yang juga anggota DPRD Pati dari Fraksi PKB itu menilai, keberadaan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di sejumlah desa perlu dievaluasi. Pasalnya, beberapa fasilitas yang seharusnya dapat memenuhi kebutuhan air bersih warga justru tidak berfungsi dan terbengkalai.

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki fasilitas Pamsimas sekaligus membenahi sistem pengelolaannya. Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

“Perlu perbaikan dengan menyediakan anggaran serta manajemen pengelolaan dan SDM yang benar-benar profesional dan memiliki komitmen. Pemerintah bisa melakukan studi banding ke desa-desa yang berhasil mengelola Pamsimas, seperti Desa Kudur di Kecamatan Winong, Desa Padangan, dan Desa Grogolsari di Kecamatan Pucakwangi,” katanya.

Adapun penerima bantuan air bersih dalam program PKB Pati Peduli Air Bersih meliputi sejumlah pondok pesantren, madrasah, masjid, dan desa yang tersebar di Kecamatan Pucakwangi, Jakenan, Kayen, Winong, serta Gabus.

Di Kecamatan Pucakwangi, bantuan menyasar Pondok Pesantren Nurul Ulum Triguno, Pondok Pesantren Tahfidz Mambaul Quran Malangan, Musala SKH Ketri Desa Triguno, Desa Terteg, dan Desa Karangrejo.

Di Kecamatan Jakenan, bantuan disalurkan ke Pondok Pesantren Bayt Alquran Tambahmulyo serta Desa Karangrejo Lor, Tondokerto, Sendangsoko, Mantingan Tengah, dan Plosojenar.

Sementara itu, di Kecamatan Winong, penerima bantuan meliputi MI Nahdhatul Syuban Sarimulyo, Pondok Pesantren Nurul Quran Kebowan, MI Taris Winong, Desa Kropak, Desa Sarimulyo, Desa Wirun, dan Desa Degan.

Di wilayah Kayen, bantuan menyasar Pondok Pesantren Aljamal Slungkep, Pondok Pesantren An Najah Kayen, serta sejumlah lembaga pendidikan keagamaan di Desa Pasuruhan, yakni Pondok Pesantren Al Huda dan Pondok Pesantren An Najah. Bantuan juga diberikan kepada Madrasah Miftahul Falah di Desa Talun. Adapun di Kecamatan Gabus, bantuan disalurkan ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Kuryokalangan.

Melalui kegiatan tersebut, PKB Pati berharap bantuan air bersih dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan lembaga pendidikan keagamaan yang terdampak kekeringan. Di sisi lain, persoalan kekeringan yang terus berulang diharapkan mendapat penanganan jangka panjang melalui perbaikan infrastruktur dan pengelolaan sumber air yang berkelanjutan.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER