Renovasi Puskesmas Jekulo Senilai Rp6 Miliar, Diproyeksikan Jadi Puskesmas Plus

BETANEWS.ID, KUDUS – Proyek renovasi Puskesmas Jekulo, Kabupaten Kudus, menunjukkan progres positif. Memasuki pekan keenam pelaksanaan, pembangunan telah mencapai sekitar 30 persen dan ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2026.

Sebagai informasi, renovasi tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Daerah (PSD) Kabupaten Kudus yang dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026 senilai Rp6 miliar. Renovasi dilakukan sebagai upaya menjamin mutu pelayanan kesehatan sekaligus memodernisasi standar kualitas puskesmas di wilayah Kecamatan Jekulo.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, dr. Abdul Hakam, menyampaikan bahwa renovasi telah dimulai sekitar satu setengah bulan lalu. Hingga saat ini, pekerjaan berjalan lebih cepat dari target yang telah ditentukan.

-Advertisement-

“Progres pembangunan saat ini sudah mencapai sekitar 30 persen. Kami berharap cuaca mendukung sehingga proses pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan selesai sesuai target,” ujarnya saat meninjau proses rehabilitasi Puskesmas Jekulo, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, gedung yang direnovasi akan menampung sejumlah layanan, seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), poliklinik umum, poli gigi, serta ruang untuk berbagai program kesehatan masyarakat.

Menurutnya, penguatan layanan tersebut sejalan dengan fungsi puskesmas yang mengedepankan upaya promotif (peningkatan kesehatan) dan preventif (pencegahan penyakit). Puskesmas Jekulo juga diharapkan menjadi ujung tombak pengendalian tuberkulosis (TBC), HIV, dan stunting di wilayah timur Kabupaten Kudus.

“Kami ingin Puskesmas Jekulo berkembang menjadi semacam ‘Puskesmas Plus’. Harapannya nanti ada dokter spesialis yang bersedia membuka praktik pada sore hari, sehingga masyarakat memiliki pilihan layanan kesehatan yang lebih lengkap,” ungkapnya.

Ia menambahkan, gedung baru tersebut diharapkan dapat menjadi fasilitas kesehatan rujukan lanjutan bagi pasien setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Meski proses renovasi masih berlangsung, pelayanan kesehatan tetap berjalan normal. Layanan rawat inap maupun rawat jalan tetap beroperasi seperti biasa.

Sementara itu, Pembantu Pelaksana CV Simpatik Karya Mandiri, Putut Widiantoro, mengatakan bahwa proses rehabilitasi telah melampaui target. Hingga pekan keenam, realisasi pekerjaan mencapai 30 persen atau mengalami deviasi positif sekitar 9 hingga 10 persen.

“Saat ini pekerjaan sudah memasuki tahap pemasangan bata. Kami sangat optimistis bisa selesai lebih cepat dari jadwal yang sudah ditentukan,” terangnya.

Ia menuturkan, kontrak pekerjaan ditandatangani pada 5 Juni 2026, sedangkan pelaksanaan fisik dimulai pada 14 Juni dengan nilai kontrak hasil lelang sebesar Rp5,7 miliar. Untuk mempercepat pekerjaan, jumlah tenaga kerja ditambah dari 40 orang menjadi lebih dari 60 orang sejak dua pekan terakhir.

Selain itu, pihaknya juga menerapkan sistem kerja lembur untuk mempercepat penyelesaian proyek sesuai target yang telah ditetapkan.

“Untuk kendala saya kira tidak ada kendala yang berarti. Meskipun kami melakukan percepatan pembangunan, namun untuk kualitas tetap kami jaga sesuai rencana anggaran biaya (RAB),” tegasnya.

Ia menambahkan, bangunan Puskesmas Jekulo yang direnovasi memiliki luas sekitar 37 x 48 meter.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER