Gedung Belum Rampung, MPLS Siswa Sekolah Rakyat di Jepara Diundur

BETANEWS.ID, JEPARA – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa Sekolah Rakyat (SR) yang semestinya dimulai pada Selasa (14/7/2026) diundur menjadi Jumat (31/7/2026).

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsospermasdes) Kabupaten Jepara, Moh Ali, mengatakan MPLS diundur karena pembangunan gedung Sekolah Rakyat yang saat ini masih berlangsung belum selesai 100 persen.

Lokasi pembangunan gedung SR berada di Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara.

-Advertisement-

“Per Jumat (10/7) kemarin, secara keseluruhan progres bangunan fisik baru 90 persen. Sehingga karena bangunan belum jadi, MPLS mundur di tanggal 31,” kata Moh Ali saat ditemui di Kantor Dinsospermasdes Jepara, Senin (13/7/2026).

Moh Ali melanjutkan, progres pembangunan fisik gedung saat ini tinggal memasuki tahap akhir atau finishing. Beberapa ruangan, seperti ruang kelas, laboratorium, dan asrama, sudah selesai dibangun.

“Tinggal bagian luarnya saja yang belum, kurang finishing,” sebutnya.

Baca juga : Disdikpora Kudus Siapkan Program Pertukaran Guru SMP, Fokus Matematika dan Bahasa Indonesia

Di gedung baru tersebut, kata Moh Ali, akan ditampung siswa mulai jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), dengan jumlah masing-masing jenjang sebanyak 90 siswa.

Untuk jenjang SMP dan SMA, jumlah siswa sudah terpenuhi sesuai kebutuhan. Namun, pada jenjang SD, jumlah siswa yang berminat baru mencapai 83 anak.

“Khusus SD, ini kuotanya masih kurang tujuh anak. Masih terus kita upayakan, harapannya bisa diisi oleh anak-anak dari Kecamatan Pakis Aji yang lokasinya dekat dengan SR,” ujar Moh Ali.

Selain diisi siswa baru, Moh Ali mengatakan jenjang SD nantinya juga akan diisi oleh 75 siswa SR lama yang saat ini menempati gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Kecamatan Pecangaan.

Sesuai jadwal sementara dari Kementerian Sosial, para siswa dijadwalkan mulai masuk ke asrama SR pada 29–30 Juli 2026.

“Di tanggal 24 Juli besok, nanti kita rapatkan lagi, untuk checking akhir. Apakah di tanggal 31 Juli itu sekalian peresmian atau bagaimana, itu masih menunggu hasil rapat dengan Kementerian Sosial,” pungkas Moh Ali.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER