BETANEWS.ID, KUDUS – Ratusan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru diangkat, bakal mengikuti orientasi PPPK 2026 yang bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah. Adapun pelaksana orientasi diselenggarakan secara tatap muka di Sonya Warih Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris secara langsung membuka kegiatan tersebut di lapangan tennis indoor Kabupaten Kudus, Rabu (8/4/2026). Dalam kesempatan itu, bupati menekankan pentingnya disiplin, etika, dan pelayanan prima kepada masyarakat bagi para PPPK yang baru diangkat.
Menurut Sam’ani, orientasi menjadi momen penting untuk membentuk karakter aparatur sejak awal masa pengabdian. Ia mengingatkan, agar para PPPK tidak sekadar menjalankan rutinitas, tetapi benar-benar menunjukkan kinerja terbaik.
“Jangan sampai loyo, jangan sampai hanya absen datang dan pulang. Harus tertib, terkoordinasi dengan baik, dan jangan sampai ada komplain dari masyarakat,” tegasnya.
Ia menekankan, bahwa ASN, termasuk PPPK, merupakan teladan di lingkungan masing-masing, baik di tempat kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, ASN dan PPPK diminta menjaga kelakukan etika dan tata krama.
“Di rumah maupun di manapun harus menjaga etika dan tata krama. ASN itu contoh bagi masyarakat,” pesannya.
Baca juga : Kampanyekan Selasa Bersepeda, Bupati Kudus Ajak Warga Hidup Sehat dan Hemat Energi
Sam’ani menambahkan, kesempatan menjadi ASN adalah amanah yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk melayani masyarakat. Terlebih, kesempatan tersebut harus dimanfaatkan dengan baik jangan sampai di sia-siakan.
“Mumpung diberi kewenangan oleh Presiden, lakukan yang terbaik. Jangan disia-siakan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kudus, Tulus Tri Yatmika menjelaskan, orientasi ini bertujuan membangun kompetensi dasar PPPK, mulai dari integritas, kedisiplinan, hingga profesionalisme dalam bekerja.
Sebanyak 659 peserta mengikuti orientasi ini, yang terdiri dari 276 tenaga guru, 78 tenaga kesehatan, dan 305 tenaga teknis.
“Pelaksanaan orientasi akan berlangsung selama enam bulan, mulai 13 April hingga 2 September 2026, yang dibagi dalam 18 angkatan. Setiap angkatan akan mengikuti pelatihan selama tiga hari kerja dengan metode tatap muka,” jelasnya.
Materi orientasi mengacu pada pedoman dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), yang mencakup pengenalan tugas dan fungsi ASN, internalisasi nilai dasar ASN BerAKHLAK, adaptasi budaya kerja, hingga peningkatan kompetensi profesional.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai peran PPPK sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, sekaligus perekat persatuan bangsa.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Kudus turut menggandeng BPSDMD Provinsi Jawa Tengah. Narasumber dari provinsi, Muhammad Faizin, dijadwalkan memberikan pembekalan terkait peningkatan kinerja dan pelayanan publik.
“Melalui orientasi ini, diharapkan seluruh PPPK mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

