BETANEWS.ID, PATI – Masyarakat diimbau untuk tak perlu khawatir akan ketersediaan gas LPG 3 kilogram selama bulan suci Ramadan dan lebaran. Terlebih saat ini Pertamina telah menambah alokasi LPG bersubsidi, khususnya di Kabupaten Pati.
Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Hiswana Area Pati, Mochamad Nurcholis saat memantau distribusi LPG bersubsidi di sejumlah pangkalan di Kecamatan Gembong dan Tlogowungu pada Jumat (27/2/2026).
Cholis menyebut, selama bulan suci Ramadan ini memang tercatat mengalami peningkatan permintaan LPG 3 kilogram. Dia menyebut usulan penambahan alokasi telah diajukan ke Pertamina. Penambahan diusulkan dilakukan bertahap sejak pekan keempat Februari ini.
“Pekan keempat Februari kemudian pekan pertama dan kedua Maret ditambah. Kemudian untuk momen lebaran juga ada penambahan,” ujarnya.
Data dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menyalurkan extra dropping LPG 3 kg sebanyak 710.160 tabung atau setara dengan 2.130 metrik ton (MT) untuk wilayah Jawa Tengah.
Sementara untuk Pati untuk penambahan alokasi yang telah disalurkan sebanyak 66 ribu tabung. Dengan penambahan itu, Cholis optimis akan mampu memenuhi kebutuhan LPG bersubsidi masyarakat Pati. Bahkan kebutuhan saat lebaran juga dipastikan akan mampu terpenuhi.
“Karena penambahan saat ini cukup signifikan,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Cholis mengimbau agar masyarakat tak perlu khawatir akan kelangkaan gas LPG. Dia juga meminta agar masyarakat untuk membeli di pangkalan gas LPG resmi yang sudah ada di tiap desa di Pati.
Baca juga: Ramadan, Pertamina Guyur Lagi Tambahan 710 Ribu Gas Melon untuk Wilayah Semarang dan Muria Raya
“Beli di pangkalan saja dipastikan harganya sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Namun kalau beli di pengecer pasti diatas HET,” imbuhnya.
Sementara itu, Analisis Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Suwardi menyebut, pihaknya hingga kini masih intens melakukan pengawasan distribusi LPG 3 kilogram ke pangkalan. Langkah itu dilakukan dengan tujuan memastikan terpenuhinya kebutuhan masyarakat dan penyaluran dari pangkalan agar tepat sasaran.
“Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati berkomitmen menjamin ketersediaan LPG 3 kilogram selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Saat ini kami selalu berkoordinasi intens kepada pihak Pertamina,” katanya
Suwardi berharap agar agen LPG di Pati dapat secara rutin melakukan pembinaan kepada pangkalan untuk melakukan penyaluran kepada masyarakat sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu dia meminta agar agen dapat menindak tegas kepada para pangkalan yang menyalurkan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kami berharap pangkalan dapat menyalurkan LPG 3 kilogram tepat sasaran dengan harga sesuai HET,” tegas dia.
Ulin, salah satu warga Tamansari, Kecamatan Tlogowungu, mengaku, meskipun pada Ramadan ini banyak warga yang membutuhkan gas, namun dirinya menyebut masih cukup mudah untuk mendapatkan gas melon.
“Ya masih aman sejauh ini. Ini dapat di pangkalan langsung. Harganya Rp 18 ribu,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Sri Puji. Katanya, untuk di daerahnya,gas elpiji masih bisa cukup mudah didapatkan. Warga Wonosekar, Kecamatan Gembong itu menyebut, kalau selama ini mendapatkan gas melon di pangkalan yang ada di desanya.
“Saya belinya di pangkalan, jadi masih gampang kalau di sini. Seminggu sekali biasanya habis satu tabung,” pungkasnya.
Editor : Suwoko

