BETANEWS.ID, PATI – Stadion Joyokusumo Pati rencananya mulai Januari tahun depan akan direnovasi. Imbas adanya pekerjaan itu, untuk sementara lintasan atletik dan sepatu roda bakal dipindah ke tempat lainnya. Hal tersebut, untuk mengakomodir desain renovasi stadion.
Bupati Pati Sudewo mengatakan, lintasan atletik dan sepatu roda di Stadion Joyokusumo Pati dihilangkan dan dipindah di area Alun-alun Kembang Joyo.
Baca Juga: Anggaran Rp150 M Bakal Digelontorkan untuk Renovasi Stadion Joyokusumo Pati
”Sementara sepatu roda dan atletik dipindah di Alun-alun Kembangjoyo Pati,” ujar Sudewo saat meninjau langsung Stadion Joyokusumo mendampingi anggota Komisi V Danang Wicaksono dan pihak Kementerian PU, Selasa (14/10/2025).
Kata bupati, selain mengubah bentuk Stadion Joyokusumo Pati, lintasan atletik dan sepatu roda, renovasi ini juga bakal mengubah letak lapangan bola basket dan panjat tebing. Dua arena tersebut bakal dipindah di belakang Stadion Joyokusumo Pati.
”Panjat tebing masih ada di sini dan lapangan basket di sini (kawasan Stadion Joyokusumo Pati). Dipindah dibelakang. Dekat lapangan tenis,” ungkapnya.
Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksono memaparkan renovasi ini bakal dilakukan mulai tahun 2026 mendatang. Anggaran Stadion Joyokusumo diperkirakan mencapai Rp 150 miliar.
”Hari ini saya bersama mitra kami dari Prasana Strategis Kementerian PU meninjau lokasi yang rencananya di 2026 sudah akan dilaksanakan untuk renovasi ataupun pembangunan stadion di Pati ini,” ucapnya.
Ia mengaku sudah mendapatkan berbagai masukan dalam renovasi Stadion Joyokusumo Pati ini. Salah satu masukan tersebut yakni agar venue berbagai cabor tak dihilangkan.
”Makanya dari beberapa masukan ke kami, tugasnya DPR adalah menampung aspirasi, salah satunya benar apa yang disampaikan tadi, ada beberapa cabor-cabor yang ingin jangan dihilangkan,” ucapnya.
Baca Juga: Kethoprak dan Gongcik Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
Hal ini membuat pihaknya meminta kepada Bupati Pati Sudewo untuk menyediakan tempat untuk menampung lintasan atletik dan sepatu roda. Hingga akhirnya diputuskan dipindah ke Alun-alun Kembangjoyo Pati.
”Artinya, kita ini juga diskusi, saya minta izin Bapak Bupati untuk menyediakan lahan untuk cabor salah satunya adalah sepatu roda dan juga untuk atletiknya,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

