31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Sadis! Kakak Beradik Jadi Korban Penusukan di Wergu Wetan Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Tragedi Penusukan di Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan/Kabupaten Kudus meninggalkan luka mendalam. Kejadian yang diduga terjadi pada Minggu (14/9/2025) sekitar pukul 18.30 WIB tersebut, ada dua orang korban yang merupakan kakak beradik. 

Kini, kedua korban dipastikan telah meninggal dunia dan akan dikuburkan pada sore hari ini, Senin (15/9/2025). Sang adik, DM (29) dinyatakan meninggal dunia pada Minggu malam.

Baca Juga: Pemkab Kudus Revitalisasi Enam Pasar di 2025, Tambahan Satu Pasar Diusulkan di APBD Perubahan 

-Advertisement-

Sedangkan sang kakak, DV (39) meninggal dunia pada Senin (15/9/2025) sekitar pukul 9.20 WIB, setelah mendapatkan perawatan medis di RS Aisyiyah Kudus. Kabar tersebut dibenarkan oleh Kepala Unit Humas dan Marketing RS Aisyiyah Kudus, dr. Rizky Ernita Irawati.

“DV meninggal pukul 09.20 WIB hari ini. Sedangkan DM datang ke IGD sudah dalam keadaan meninggal,” ungkapnya melalui keterangan tertulisnya pada Senin pagi. 

Ketua RT 3 RW 1 Kelurahan Wergu Wetan, Doni Saputra mengatakan, kedua warga dinyatakan meninggal dunia usai ditusuk menggunakan senjata tajam (Sajam) pada Minggu malam. Menurutnya, informasi yang dia dapatkan dari tetangga yang melihat secara langsung, kedua korban ditusuk oleh tetangga sendiri yang tinggal di belakang rumah korban.

“Dari banyak informasi, katanya pelaku ada dua orang. Dugaannya pelaku tetangga sendiri, belakang rumah korban, insial AB,” ungkapnya.

Ia menuturkam, terduga pelaku menurutnya tidak hidup bersoaisl dan cukup tertutup dengan tetangga. Sementara, ia menyebut, keseharian kedua korban seperti pada umumnya, bergaul baik dan nongkrong bareng dengan tetangga lain.

Ia menyebut, sesuai keterangan warga antara terduga pelaku dan korban pernah ada permasalahan hingga cek-cok. Meski begitu, pihaknya tidak mengetahui secara pasti masalah apa yang terjadi hingga pernah terlibat cek-cok.

“Saat saya ikut nongkrong, semua seperti biasa saja,” tuturnya.

Pihaknya mendapatkan informasi terkait adanya peristiwa penusukan berdarah di kampungnya pada Minggu (15/9/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Pihaknya lalu bergegas ke tempat kejadian dan melihat dua korban sudah tidak sadarkan diri dengan tubuh berlumuran darah.

Ia mengaku, korban langsung dibawa ke RS Aisyiyah guna mendapatkan pertolongan secepatnya, menggunakan motor roda tiga. 

“Saya ikut mengantar kedua korban ke rumah sakit. Saat itu, kondisi adiknya berdarah semua, terutama di bagian kepala, berdarah. Sedangkan kakaknya (ada luka tusukan) di perut dan jempol tangan kanan putus,” ujarnya.

Saat ini, kedua korban masih dalam proses autopsi di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Rencananya pemakaman korban dilakukan sore ini di Pemakaman Pondok Rejo, Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan/Kabupaten Kudus.

Baca Juga: Swadaya Anggota, KDMP Padurenan Kudus Sukses Jalankan Usaha Ternak Puyuh Hingga Magot

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo menambahkan, bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Menurutnya pelaku diduga lebih dari satu orang.

“Sementara masih diburu, mohon doanya supaya (pelaku) bisa segera tertangkap. Kita masih mendalami terkait pastinya, yang jelas lebih dari satu (pelaku). Motifnya apa juga masih kami dalami,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER