31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Pemkab Kudus Revitalisasi Enam Pasar di 2025, Tambahan Satu Pasar Diusulkan di APBD Perubahan 

BETANEWS.ID, KUDUS – Enam pasar tradisional di Kabupaten Kudus menjadi prioritas direvitalisasi pasar pada tahun 2025. Lima pasar dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni dan satu pasar diusulkan di APBD Perubahan 2025.

Diketahui, program revitalisasi pasar telah berjalan setiap tahun oleh Pemkab Kudus. Hal itu dilakukan untuk menunjang sarana prasarana (sarpras) dan meningkatkan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung atau pembeli.

Baca Juga: Bupati Kudus Imbau Masyarakat Stop Gunakan Jebakan Listrik untuk Hama Tikus

-Advertisement-

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kudus, Agus Sumarsono mengatakan, lima pasar sudah direncanakan direvitalisasi pasar di tahun ini dengan anggaran Rp2,28 miliar. Menurutnya, di perubahan ini, ada satu pasar lagi yang menjadi target revitalisasi, yakni Pasar Baru. 

“Kelima pasar itu adalah Pasar Mijen, Pasar Piji, Pasar Hewan, Pasar Brayung, dan Barang bekas (Babe). Sedangkan Pasar Baru rencana akan kita perbaiki, akses jalannya,” bebernya, belum lama ini.

Ia menyampaikan lim pasar yang sudah diusulkan lewat anggaran murni, ada tiga yang sudah berjalan, yakni Pasar Mijen, Piji, dan Pasar Hewan. Sementara Brayung dan Babe masih dalam tahap tender. 

“Kemungkinan dua pasar ini bisa mulai berjalan pembangunan pada bulan depan. Yang jelas keenam pasar ini akan kita maksimalkan selesai tepat waktu,” ungkapnya.

Pihaknya menuturkan, ketiga Pasar akan diperbaiki dengan nilai anggaran masing-masing Rp178 juta. Pasar Mijen untuk memperbaiki atap depan, Pasar Hewan perbaikan saluran air, lampu, dan pengecatan, serta Pasar Piji perbaikan paving, landasan, serta kontainer sampah.

Kemudian Pasar Brayung dianggarkan Rp350 juta, salah satunya untuk pekerjaan pembukaan akses jalan masuk. Sementara untuk Pasar Babe dianggarkan paling besar, yakni Rp1,4 miliar untuk pembangunan los yang sempat kebakaran pada Juni 2024 lalu.

Ia menyebut, pembangunan los di tahun ini merupakan termin kedua. Di mana termin pertama sudah dilakukan pada tahun 2024 lalu. 

Baca Juga: DPRD Kudus Dorong Peningkatan Pelayanan di Sektor Pariwisata

“Lalu untuk Pasar Baru, kita anggarkan Rp150 juta untuk perbaikan akses jalan atau pembukaan pintu masuk di sebelah selatan dan utara. Salah satu upaya agar pasar kembali ramai dengan mempermudah akses jalan yang tidak melulu di pintu masuk tengah,” tuturnya.

Dia berharap, adanya revitalisasi pasar tersebut, pasar-pasar tradisional di Kabupaten Kudus kembali geliat. Dengan semakin ramai pengunjung dan omzet sejumlah pedagang naik. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER