BETANEWS.ID, KUDUS – Kios di Pasar Brayung Kecamatan Mejobo, Kudus dibobol maling, Minggu siang (31/8/2025). Korban yang mengetahui losnya dibobol maling pun shock karena rugi jutaan rupiah.
Pemilik kios yakni Nindaryanti (48) mengetahui los dibobol maling sehari setelahnya yakni Senin (1/9/2025) sekira pukul 5:30 WIB. Saat itu, suaminya yang datang ke pasar dan mendapati pintu kios sudah rusak, sementara di dalam keadaannya sudah berserakan.
Baca Juga: Tak Ingin Ada Kerusuhan di Bumi Mina Tani, Polresta Pati Siaga 1
“Mendapati hal tersebut, saya pun ditelpon suami. Sesampainya di kios dan saya melihat sudah banyak yang kosong. Saya sudah pun berkata pada suamiku bahwa kita kemalingan,” ujar Yanti kepada awak media saat ditemui di kiosnya, Selasa (2/9/2025).
Dia mengungkapkan, banyak barang dagangan yang digondol maling. Di antaranya, kecap sebanyak 75 bungkus, tepung dua karton, penyedap rasa satu karton, santan kemasan, sambal kemasan, merica, kacang 20 kilogram, minyakita satu karton.
“Selain itu juga ada bawang merah 10 kilogram, bumbu empon-empon, jinten dan polo pun turut digasak oleh maling. Total kerugian kurang lebih Rp4 juta,” bebernya.
Yanti menegaskan, bahwa pada hari Minggu tersebut sudah mengunci rapat kios sebelum ditinggalkan. Ia memperkirakan maling masuk melalui pintu kios dengan merusak grendel.
“Dari rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) kejadian sekira pukul 13:00 WIB. Saat itu kami sudah tutup. Kami berjualan di Pasar Brayung mulai pukul 6:00 WIB hingga pukul 10:00 WIB,” ungkapnya.
Baca Juga: Bupati Sudewo Pilih Menghindar dari Wartawan Usai Rapat di Pendapa Pati
Sementara Koordinator Pasar Brayung, Jamasri Abu, menyampaikan, total ada 30 unit CCTV yang dipasang di pasar yang jadi tanggung jawabnya. Kejadian kemalingan di kios Nindaryanto juga tertangkap jelas kamera CCTV.
“Malingnya ada dua orang, pria dan wanita. Ada dugaan mereka suami istri. Dari wajahnya, para pedagang tidak ada yang mengenali,” ujarnya.
Editor: Haikal Rosyada

