31 C
Kudus
Selasa, Februari 17, 2026

Janji Bonus Rp500 Juta Belum Lunas, Eks Pemain Persiku Mengeluh di Medsos

BETANEWS.ID, KUDUS – Keluhan bonus pemain Persiku Kudus musim lalu yang belum dibayarkan sepenuhnya berembus di media sosial. Secara blak-blakan mantan kapten tim Persiku Kudus, Jajang Mulyana dengan akun @j.mulyana10 telihat dalam postingan Tiktok akun penonton.musiman menuliskan unek-uneknya.

“Di tanya pribadi gak di jawab, begitupun di group. Ternyata udah mau launching aja ni terus bonus yg lama kapan mau di selesain” tulis akun j.mulyana10 sambil mengetag akun @irwansyahdewan dan @abdulfuad.a. Di mana postingan itu merupakan screenshot Instagram dan diposting ke TikTok oleh akun penonton.musiman dengan caption, Menarik. Fenomena Detik Detik Launching Persiku, Meninggalkan Janji Masa Lalu??

Baca Juga: PNS dan PPPK Terima SK Pengangkatan, Sam’ani: “Jangan Sampai Mengajukan Cerai”

-Advertisement-

Bahkan dalam postingan itu, terlihat akun @dennyrumba16 ikut mengomentari dan menyebut, bahwa pihaknya mengaku kasihan dengan pihak pemain yang sudah dijanjikan oleh pihak manajemen. 

Saat dikonfirmasi, mantan Asisten Pelatih Persiku Kudus musim lalu, Denny Rumba menjelaskan, kronologi hingga beredarnya keluhan tersebut. Ia mengaku, sebenarnya secara pribadi pihaknya tidak ada masalah dengan pihak manajemen Persiku.

Dia juga mengatakan, bahwa ia mengapresiasi kinerja manajemen yang sudah membayar gajinya dengan lancar sampai kontrak selesai. Meski begitu, ia mempertanyakan masalah bonus yang sudah pernah dijanjikan oleh manajemen di pertandingan terakhir Persiku di musim lalu saat menghadapi Persekat Tegal yang bergulir, Selasa (25/2/2025) di Stadion Wergu Wetan Kudus.

Kala itu Persiku sempat tertinggal 1-0 di babak pertama. Untuk memompa semangat pemain, di saat jeda pertandingan babak pertama, salah satu manajemen Persiku, yakni Abdul Fuad Amirul menjanjikan bonus uang senilai Rp500 juta bagi pemain dan ofisial, jika menang. 

Alhasil, pertandingan selesai dengan skor 2-1 untuk kemenangan Persiku sekaligus mematikan klub kebanggaan masyarakat Kudus itu bertahan di Liga 2 musim 2025/2026.

“Makanya teman-teman menanyakan itu, sebenarnya masalahnya komunikasi saja. Kalau pun manajemen keberatan, merevisi bonus yang akan diberikan kalau komunikasinya baik kan saya rasa teman-teman akan menerima itu,” bebernya melalui sambungan telepon, Senin (1/8/2025).

Sedangkan, kata Denny, saat manajemen dihubungi baik secara pribadi maupun di grup WhatsApp menurutnya manajemen dalam hal ini PT Relasi Sport Muria Kudus tidak ada tanggapan apa-apa. Hingga akhirnya, salah satu pemain jengkel dan hal tersebut dikeluhkan di media sosial. 

“Pemain dan pelatih musim lalu menanyakan masalah bonus ke mereka. karena komunikasi ke pihak manajemen tidak ada respon. Saya sebagai mantan pemain merasakan to mas, sebenarnya kalau masalah bonus tidak ada kontrak, tapi kan orang sudah berucap dan berjanji tetap ditagih sama yang dijanjikan,” ungkapnya.

Dari total uang yang dijanjikan oleh manajemen Persiku sebesar Rp500 juta, Denny tak menampik bahwa sebagian kecil sudah diberikan. Namun sisanya hingga kini belum dibayarkan.

“Sebelum lebaran kemarin sudah dicairkan yang saya tahu dan saya terima senilai Rp100 juta dibagi pemain dan ofisial. Kemudian sisanya akan berikan sebelum persiapan menjelang musim 2025/2026. Hingga sekarang komunikasinya hilang. Lah pemain kan menanyakan terus, saya yang di grup menanyakan juga tapi memang tidak ada tanggapan,” jelasnya.

Ia berharap, pihak manajemen bisa membuka komunikasi dan bicara apa adanya, serta bagaimana penyelesaiannya. 

Terpisah, Direktur PT Relasi Sport Muria Kudus, Abdul Fuad Amirul menjelaskan, terkait bonus pemain yang dijanjikan sebenarnya sudah diberikan, yakni Rp100 juta. Hanya saja sisa Rp400 juta menurutnya merupakan bonus saweran dari pihak luar.

Pihaknya pun mengakui, bahwa secara total bonus yang dijanjikan adalah Rp500 juta, termasuk Rp100 juta dari pihak menejemen.

“Rp 400 juta sisanya merupakan bonus yang dijanjikan oleh pihak-pihak lain, baik personal maupun sponsor. Ke depan akan kita selesaikan, tapi mekanismenya sesuai dengan cara kami,” bebernya.

Baca Juga: Gerindra Kudus Serukan Kedamaian, Doa Bersama untuk Bangsa

Ia menyampaikan, bonus yang belum diberikan dikarenakan ada beberapa polemik. Salah satunya adalah persoalan yang seharusnya tidak diutarakan di medsos.

“Kami akan gunakan cara kami sendiri terkait pemberian sisa bonus. Kami akan usahakan untuk menyelesaikannya, tapi kami ada penilaian sendiri,” imbuhnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER