BETANEWS.ID, KUDUS – Sore itu di kawasan Simpang Tujuh Kudus, lalu lintas tampak ramai seperti biasa. Di tengah deretan kendaraan dan aktivitas kota, Suparno (52), seorang tukang becak, tak menyangka akan dihampiri langsung oleh Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo.
Bukan untuk ditilang atau ditanya-tanya, melainkan untuk diberi sebuah hadiah sederhana namun penuh makna, yakni bendera merah putih.
Baca Juga: Korwil Disdikpora Akui Adanya Iuran ke Guru SD Negeri, DPRD Kudus Minta Dihentikan
“Saya langsung terharu. Baru kali ini saya dikasih bendera langsung dari Pak Polisi. Rasanya seperti dihargai,” ucap Suparno, matanya tampak berkaca-kaca.
Dengan penuh semangat, ia segera memasang bendera itu di becaknya. “Biar semangat merdeka ini ikut keliling kota bersama saya,” lanjutnya sambil tersenyum.
Bagi Suparno, bendera itu bukan sekadar kain berwarna merah dan putih. Melainkan simbol bahwa dirinya tukang becak yang saban hari mengayuh di panas dan hujan, juga bagian dari bangsa besar ini, dan punya hak yang sama untuk merayakan kemerdekaan dengan bangga.
Aksi pembagian bendera ini merupakan bagian dari gerakan seribu bendera yang digelar Polres Kudus dalam rangka menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Selasa (5/8/2025).
Dipimpin langsung oleh Kapolres, kegiatan berlangsung di pusat kota dan melibatkan para pengguna jalan mulai dari pengendara motor, sopir mobil, pedagang kaki lima, hingga para tukang becak seperti Suparno.
Antusiasme warga pun juga dirasakan warga lain yakni Rina (34), seorang pengendara motor, merasa senang bisa ikut merayakan kemerdekaan dengan cara sederhana.
“Tadi dibantu pasang sama Pak Polisi. Rasanya makin semangat menyambut 17 Agustus,” katanya.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, pembagian bendera bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan untuk menghidupkan semangat cinta tanah air di tengah masyarakat.
“Merah Putih tak hanya dikibarkan di tiang bendera, tapi juga harus hidup di dalam hati kita semua,” ujarnya.
Selain pembagian bendera, petugas juga mengingatkan pentingnya mengibarkan bendera merah putih di rumah maupun tempat usaha selama 1–31 Agustus sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan.
Baca Juga: Inspektorat Kudus Dalami Dugaan Pungli Terhadap Guru Oleh K3S
Kegiatan ini juga dilakukan serentak oleh jajaran Polsek di seluruh kecamatan. Gerakan kecil ini diharapkan mampu menyalakan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
“Semoga bendera kecil yang kami bagikan hari ini bisa menyalakan semangat besar di hati masyarakat,” pungkas Kapolres.
Editor: Haikal Rosyada

