BETANEWS.ID, JEPARA – Proses renovasi gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Pecangaan Kulon, Kecamatan Pecangaan yang rencananya akan dijadikan sebagai lokasi Sekolah Rakyat (SR) Rintisan kini sudah selesai.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsospermades) Kabupaten Jepara, Edy Marwoto mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu kelengkapan sarana dan prasana (Sarpras).
Baca Juga: Bikin Panggung di Tengah Pasar, Pedagang Pasar Jepara II Kompak Meriahkan HUT ke-80 RI
“Proses pembangunan (renovasi) sudah selesai. Ini proses (pemenuhan) sarpras, seperti bangku, kursi, tempat tidur, sarpras makan dan yang lain. Sarprasnya ini masih loading lah,” katanya saat ditemui di Kantor Dinsospermades Jepara, Rabu (27/8/2025).
Ia melanjutkan, SR Rintisan di Jepara termasuk dalam Grup SR 1C yang rencananya akan mulai beroperasi pada awal Bulan September mendatang. Grup SR 1C tersebut menurutnya terdiri dari SR yang berada di 20 kabupaten/kota yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Kalau di Jawa Tengah yang satu grup itu Sragen, Kota Semarang, dan Solo,” ujarnya.
Kemudian untuk jumlah siswa yaitu sebanyak 75 anak yang nantinya akan dibagi ke dalam tiga rombongan belajar (Rombel). Masing-masing Rombel diisi oleh 25 siswa. Mereka terdiri dari 42 siswa laki-laki dan 33 siswa perempuan. Rentang usianya yaitu 7-10 tahun.
“Ada 75 siswa calon siswa yang sudah menyatakan berminat, mereka posisinya saat ini semua masih sekolah,” ungkapnya.
Proses verifikasi calon siswa SR Rintisan tersebut menurutnya diprioritaskan bagi siswa yang keluarganya tergolong dalam desil 1-2 di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN) dan maksimal desil 4.
Baca Juga: Gandeng BRIN, Pemkab Jepara Kembangkan Padi Biosalin di Daerah Pesisir
Saat tahap verifikasi ia mengatakan juga terdapat calon siswa yang termasuk sebagai Anak Putus Sekolah (ATS). Namun dari hasil verifikasi, ATS tersebut tidak memenuhi syarat.
“Prioritasnya itu kan desil 1-2, maksimal desil 4. Dari desil 1-2 itu sudah memenuhi 75 siswa. Sehingga kemarin ada juga yang ATS tidak bisa masuk, selain itu dari segi umur mereka ternyata sudah di atas usia sekolah dasar,” jelasnya.
Editor: Haikal Rosyada

