31 C
Kudus
Kamis, Februari 19, 2026

Massa Demo Pati Mulai Berorasi, Alun-alun Pati Penuh Sesak

BETANEWS.ID, PATI – Massa demo 13 Agustus di Kabupaten Pati mulai menyuarakan keresahannya. Berbagai elemen masyarakat terlibat dalam aksi ini, Rabu (13/8/2025).

Pantauan di lokasi, alun-alun sudah penuh sesak oleh masyarakan yang menyuarakan aksi. Perwakilan seluruh 21 Kecamatan di Pati juga nampak seluruhnya telah hadir.

Baca Juga: Demo Sudah Dimulai, Warga Suarakan Sudewo Lengser

-Advertisement-

“Ayo coba dari Kecamatan mana saja yang hadir,” ujar orator sambil berdiri di atas truk.

Nampak warga bersorak ketika Kecamatannya diabsen oleh orator. Pada momen sebelumnya, diketahui rombongan dari Pati bagian utara terlambat hadir karena jalan menuju alun-alun dihadang barikade beton.

Sekitar pukul 8.15 WIB, sebagian massa sudah memulai orasi di depan Kantor Bupati Pati.

Dalam orasinya, mereka menyuarakan agar Bupati Pati Sudewo untuk mundur. Kalau Sudewo tidak mau mundur secara terhormat, maka warga akan memaksa Sudewo lengser.

Hingga pukul 10.00 WIB, tampak puluhan ribu orang yang memadati kawasan alun-alun untuk mengikuti aksi unjuk rasa.

Pada demo ini, 2.684 personel gabungan ikerahkan untuk aksi warga yang menuntut Bupati Pati Sudewo lengser.

Pengamanan ini melibatkan personel jajaran Polresta Pati, pasukan dari Satbrimob Polda Jateng, Dit Samapta Polda Jateng, gabungan Direktorat, Bidang dan Satker Mapolda Jateng serta personel dari 14 jajaran Polres Eks Wilayah Pati dan Polrestabes Semarang yang di BKO-kan di Polresta Pati.

Baca Juga: Warga Berharap Prabowo Bisa Memilih, Rakyat Pati Atau Sudewo

Kemudian ada juga dari personel TNI, Satpol PP Kabupaten Pati, Dinkes Pati, Dishub Pati, Damkar serta instansi terkait. Total ada 2.684 personel.

Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan, pengamanan tersebut bertujuan menjaga situasi tetap kondusif, aman, dan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Ia pun menyebut, kalau pengamanan akan dilakukan secara profesional dan mengedepankan pendekatan humanis.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER