BETANEWS.ID, KUDUS – Siang itu, tepat pukul 11.00 WIB, kesibukan mulai terlihat di sebuah kedai bernuansa pink di belakang Taman Krida, Wergu Wetan, Kecamatan Kota Kudus. Hana Fitria Rahmawati (29), sang pemilik, bersama seorang karyawan bernama Irfani (18), tampak sibuk melayani pesanan pelanggan. Sesekali, driver GrabFood dan Gojek datang bergantian menjemput pesanan di sana.
Perjalanan Hana dalam dunia bisnis dimulai jauh sebelum kedainya berdiri. Sejak SMA, ia mengaku sudah terbiasa berjualan secara online. Mulai dari skincare, catering, baju gamis, hingga tas lokal dan impor, semuanya pernah ia coba.
Baca Juga: Mengenal Yuli, Pembatik Kudus yang Berdayakan Lingkungan Hingga Anak Berkebutuhan Khusus
Saat masuk kuliah pada 2017, Hana memberanikan diri merambah usaha kuliner di rumah. Selain di rumah, ia juga membuka lapak di area Car Free Day.
“Dari SMA sudah usaha online. Pas kuliah tahun 2017 itu, baru coba jualan makanan, seperti seblak, mie, hingga dimsum ikan,” kenangnya.
Sebelum fokus berbisnis kuliner, Hana sempat bekerja di sebuah kantor cabang asal Semarang yang ada di Kudus sebagai asisten HRD. Namun, jiwa wirausaha yang sudah lama terasah membuatnya ingin membangun usaha sendiri.
Akhirnya, pada 2022 ia mendirikan kedai HN pertamanya, yang berlokasi di belakang Taman Krida, bersebelahan dengan jajaran warung jagung bakar. Tidak berhenti di situ, ia kemudian membuka cabang kedua di Jalan Conge, Ngembalrejo, dekat pintu masuk UIN Sunan Kudus. Dengan ciri khas warna pink yang mencolok, kedainya mudah menarik perhatian pelanggan.
Hana mengakui, perjalanan membangun usaha tidak selalu mulus. Modal yang ia gunakan murni dari kantong sendiri, tanpa berhutang. Beberapa kali ia menghadapi masalah, mulai dari karyawan yang keluar masuk, keuangan yang pernah dibawa lari admin, hingga kerugian karena makanan yang tidak tahan lama dan terbuang sia-sia.
“Kendala pasti ada, semua proses. Pernah juga keuangan dibawa kabur admin. Kalau barang nggak tahan lama, nggak laku, ya rugi. Makanya saya bikin menu yang nggak mudah basi,” bebernya saat ditemui beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Sejak Kecil Suka Coklat, Wisnu Kini Pilih Tekuni Bisnis Es Coklat Kuwenthel
Dari usaha kuliner inilah Hana bisa menikmati hasil nyata. Rumah sederhana yang kini ia tinggali bersama suami dan putri kecilnya, adalah buah dari kerja kerasnya. Bagi Hana, kunci keberhasilan adalah keberanian untuk memulai.
“Jangan takut melangkah, yang penting yakin kalau memang mau usaha,” pesannya.
Penulis: Eka Rahmania, Mahasiswa PPL UIN Sunan Kudus
Editor: Haikal Rosyada

