BETANEWS.ID, KUDUS – Kandang ayam di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus dilalap si jago merah, Sabtu (5/7/2025). Peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 4.30 WIB dan kerugiannya ditaksir hingga Rp55 juta. Beruntungnya, insiden yang menyebabkan dua kandang ayam terbakar itu tak ada korban jiwa.
Diketahui, kebakaran tersebut melalap dua kandang ayam milik Andy Putra Siswanto (26) dan Sumanto (47). Keduanya merupakan warga Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Baca Juga: PKL Kawasan Menara Berkali-kali Diingatkan Namun Tak Digubris, Kini Ditertibkan
Kapolsek Dawe, AKP Budiyanto membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan, kobaran api pertama kali terlihat oleh saksi bernama Supar (64), seorang petani yang sedang berjaga di kandang kambing miliknya yang berada tak jauh dari lokasi.
“Melihat api berkobar di kandang ayam milik korban Andi Putra Siswanto, saksi segera memberitahukan kepada korban yang saat itu berada di rumah,” katanya melalui siaran tertulisnya, Sabtu (5/7/2025).
Ia menjelaskan, begitu diinformasikan kandang teebakar, korban langsung menuju lokasi kejadian untuk memastikan hal tersebut. Setibanya di lokasi, korban dan saksi melihat kobaran api yang semakin besar dan melahap sebagian besar kandang ayam miliknya.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera bergotong royong memadamkan api. Tak lama kemudian, tim pemadam kebakaran dari BPBD Kudus bersama anggota Polsek Dawe tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api sebelum menjalar lebih luas.
Akibat kejadian ini, Andi mengalami kerugian yang ditaksir sekitar Rp50 juta. Sementara itu, kandang ayam milik warga lain, Sumanto (47), yang berada tak jauh dari lokasi turut terdampak. Meski hanya mengalami kerusakan ringan dan kehilangan kabel listrik sepanjang 100 meter, kerugiannya ditaksir mencapai Rp5 juta.
Baca Juga: Pemkab Kudus Bakal Alokasikan Rp6 M untuk Teknologi RDF di TPA Tanjungrejo
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kerugian hanya bersifat materiil,” tuturnya.
Ia menambahkan, penyebab terjadinya insiden itu diduga akibat korsleting listrik.meski begitu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengetahui secara pasti kejadian.
Editor: Haikal Rosyada

