31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Ini Logo Resmi Hari Jadi Pati ke-702 Serta Makna dan Filosofinya

BETANEWS.ID, PATI – Kabupaten Pati akan memasuki usia yang ke-702 pada 7 Agustus 2025 mendatang. Menjelang ulang tahun ke-702 ini, Pemkab Pati telah menyiapkan logo dengan tema Pati Mutiara.

Sejak semalam, akun media sosial Facebook Pemkab Pati sudah merilis logo Hari Jadi Kabupaten Pati ke-702 tersebut.

Baca Juga: Dulu Ramai dan Dibanggakan, Kini Plaza Pragola Pati Hanya Sisakan Sunyi

-Advertisement-

Dalam unggahannya, logo HUT ke-702 dengan tema Pati Mutiara itu, merupakan representasi visual yang merefleksikan perjalanan panjang Kabupaten Pati menuju usia ke-702. Yakni, dengan semangat pembangunan yang berpijak pada kekuatan alam, potensi daerah, dan nilai-nilai kearifan lokal.

Elemen pertama hadir dalam bentuk garis berwarna jingga yang membentuk angka tujuh, disertai siluet pegunungan yang melambangkan kekokohan dan kestabilan wilayah daratan. Di dalamnya terdapat dua segitiga berdampingan yang merepresentasikan harmoni antara dua kekuatan utama masyarakat dan pemerintah, atau alam dan budaya yang ber-satu mendorong kemajuan.

Kemudian, di sampingnya, bentuk lingkaran berwarna hijau yang diisi dengan simbol daun padi mencerminkan kesuburan tanah dan potensi pertanian sebagai fondasi kemakmuran daerah.

Unsur terakhir, membentuk siluet ikan berwarna biru yang mengalir dinamis, mewakili identitas maritim Pati dan kekayaan sektor perikanan, yang di dalamnya terdapat ornamen berupa ombak dan titik-titik putih yang menyatu membentuk simbol laut dan matahari yang merupakan lambang kehidupan, harapan, serta energi baru dari kawasan pesisir.

Selanjutnya, pada bagian kanan bawah, ilustrasi kerang keemasan yang terbuka menampilkan sebuah mutiara hijau di tengahnya, bukan sekadar simbol keindahan, tetapi juga sebagai representasi filosofis dari akronim Mutiara, yakni Makmur, Unggul, Tertib, Inovatif, Rapi, dan Aman.

Kemudian, enam nilai utama yang menjadi arah dan cita-cita pembangunan Kabupaten Pati. Seluruh elemen ini dipertegas dengan slogan “Saekapraya, Pati Kang Waskita,”. Slogan itu, mengandung makna kebersamaan dan kebijaksanaan, menjadi simbol kejernihan visi, kekayaan potensi, dan semangat luhur untuk membawa Pati menuju masa depan yang gemilang.

Selanjutnya, elemen berbentuk angka “7” tampil dinamis dalam warna jingga, disertai siluet pegunungan, melambangkan kekokohan dan kestabilan wilayah daratan, yang di dalamnya terdapat dua segitiga berdampingan. Ini merepresentasikan harmoni antara dua kekuatan utama masyarakat dan pemerintah atau alam dan budaya yang bersatu mendorong kemajuan.

Elemen berbentuk angka “0” dalam logo menggambarkan kesatuan dan kesinambungan, dengan gradasi hijau ke jingga yang melambangkan pertumbuhan dari alam menuju kemajuan. Di dalamnya terdapat simbol bulir padi berwarna emas sebagai representasi kemakmuran, kesuburan, dan kekuatan sektor pertanian yang menjadi fondasi utama kehidupan dan perekonomian Kabupaten Pati.

Elemen berbentuk angka “2” dalam logo dibentuk menyerupai siluet ikan berwarna biru dengan gradasi laut, merepresentasikan identitas maritim Kabupaten Pati, khususnya potensi besar dari sektor perikanan dan wilayah pesisir seperti Juwana.

Baca Juga: Pastikan Angkutan Umum Aman, Petugas Lakukan Ramp Check di Terminal Kembangjoyo

Bentuk ombak dan titik putih di bagian bawah menjadi satu kesatuan simbol laut dan matahari, yang melambangkan kehidupan, harapan, dan energi baru yang bersumber dari laut. Elemen ini mencerminkan semangat masyarakat pesisir yang tangguh, serta peran vital laut sebagai sumber penghidupan dan masa depan Pati yang cerah.

Kemudian, elemen berbentuk kerang berwarna jingga keemasan yang terbuka dengan inti mutiara hijau di tengahnya melambangkan potensi dan nilai luhur Kabupaten Pati. Mutiara tersebut bukan sekadar hiasan, melainkan simbol filosofi dari akronim Mutiara. Kerang yang melindungi mutiara merepresentasikan perlindungan, kebersamaan, dan upaya kolektif untuk menjaga serta mewujudkan cita-cita pembangunan yang berharga dan berkelanjutan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER