31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Dishub Pati Sambut Wacana BRT Trans Jateng Masuk Wilayahnya, Tapi Tunggu Lampu Hijau Pemprov

BETANEWS.ID, PATI – Wacana pembukaan rute baru Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng yang akan melintasi wilayah Pati semakin santer dibicarakan. Rencana tersebut kini tengah dikaji serius oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan masuk dalam prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati, Tony Romas Indriarsa menyatakan, pihaknya menyambut baik rencana tersebut. Namun, hingga kini ia menyebut belum ada pertemuan lanjutan terkait teknis realisasi rute tersebut.

Baca Juga: Diduga Dapat Ancaman hingga Intimidasi, Pemenang Lelang Polisikan Pemilik Gudang Lama

-Advertisement-

“BRT sementara belum ada rapat dan tindak lanjutnya. Kita tunggu Pemprov Jawa Tengah. Kita ikuti saja. Kalau memang analisanya menguntungkan kita sambut baik. Kita ikuti petunjuk atasan,” ujar Tony, Jumat (11/7/2025).

Tony juga berharap, kehadiran BRT Trans Jateng nantinya benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat. Ia menilai, transportasi massal seperti BRT dapat membantu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, terutama di jalur padat seperti Jalan Pantura Pati-Kudus.

“Semoga nanti bermanfaat bagi masyarakat bila memang dilaksanakan,” tambahnya.

Adapun rute baru yang tengah digodok akan menghubungkan wilayah Jepara, Kudus, hingga Pati. Penambahan jalur ini juga disebut sejalan dengan arah pengembangan industri di wilayah Pantura Timur, yang diproyeksikan akan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Pelantikan PPPK Pati Dijadwalkan Oktober 2025

Menariknya, wacana ini bukan hal baru. Pada 2023 lalu, Penjabat (Pj) Bupati Pati saat itu, Henggar Budi Anggoro, yang juga menjabat sebagai Kepala Dishub Jawa Tengah, pernah menyampaikan usulan pembukaan rute BRT Trans Jateng untuk Pati.

“Sangat memungkinkan kalau Pati. Kudus-Pati itu sangat efektif kalau ada BRT. Saat ini, yang saya lihat kebanyakan kan menggunakan kendaraan pribadi. Angkutan kayaknya kurang. Saya coba saya masukkan dulu (usulannya),” kataHenggar pada Rabu (16/8/2023).

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER