BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa lokasi penggilingan daging di Pasar Bitingan, Kudus diserbu warga. Mereka berbondong-bondong datang ke tempat penggilingan, untuk menggilingkan daging yang didapatkan dari kurban.
Salah satu tempat penggilingan daging yang ramai diserbu adalah penggilingan daging Sugianto. Masing-masing warga membawa daging kurban ke tempat penggilingan untuk dijadikan beraneka ragam olahan, seperti bakso, galantine, dimsum, dan lain sebagainya.
Baca Juga: DPRD Kudus Dukung Pengajuan Pembangunan Stadion Wergu Wetan
Istri Sugianto, pemilik penggilingan mengatakan, momen kurban tiga tempat gilingannya selalu diserbu oleh warga Kabupaten Kudus. Bahkan jika dibandingkan dengan hari biasanya, penggilingan momen kurban meningkat hingga 200 persen.
“Alhamdulillah, selalu menjadi langganan warga ketika momen kurban. Kebanyakan dari mereka menggilingkan daging kurban dijadikan olahan bakso. Tapi tidak hanya melayani bumbu bakso, kami juga melayani semua racikan, seperti galantine, sempolan, dimsum, dan lain sebagainya,” bebernya saat di temui di lokasi, Senin (9/6/2025).
Dengan mempunyai tiga tempat lokasi penggilingan, pihaknya bisa panen cuan di kala momen Iduladha. Menurutnya, setiap tempat bisa melayani jasa giling sampai 1 kuintal daging.
“Kemarin bisa 1 kuintal daging yang digilingkan di masing-masing tempat. Hari ini cuma 600 kilo saja. Berbeda di tahun lalu, ini justru mengalami penurunan sampai 30 persen,” ungkapnya.
Sebab, tahun lalu setiap harinya melayani jasa giling daging hingga 1,5 kuintal. Menjamurnya tempat penggilingan serta berkurangnya orang berkurban di tahun ini dianggap jadi faktor penurunan.
“Jadi memang tidak seperti tahun lalu. Karena banyak tempat giling. Di sekitar Pasar Bitingan ada delapan tempat atau ketambahan empat tempat di tahun ini yang baru operasi. Selain itu mungkin karena orang berkurban di tahun ini juga berkurang, tidak seperti tahun lalu,” jelasnya.
Untuk harga jasa penggilingan, dia menarik dengan harga standart yaitu Rp4 ribu per satu kilogram daging. Tak hanya melayani penggilingan, di sana dia juga menyediakan bumbu sekaligus sebagai campuran daging untuk dijadikan olahan bakso.
“Kalau sama bumbu sampai tepungnya, harga Rp25 ribu perkilogram. Kami tidak memanfaatkan momen untuk menaikan harga jasa giling daging. Harga tetap sama seperti hari-hari biasanya,” ujarnya.
Salah satu konsumen, Erna mengatakan sengaja menggilingkan daging yang didapatkan dari kurban untuk dijadikan bakso. Hal itu dikarenakan, anaknya yang meminta untuk memasak bakso.
“Tadi ditimbang ada dua kilogram daging, antara daging sapi dan kerbau saya campur. Rencana mau saya buat bakso, soalnya anak-anak suruh dibikinin bakso,” ucapnya.
Baca Juga: Tak Muat Masuk RPH, Sapi Prabowo Akhirnya Disembelih di Masjid Pasuruan Lor Kudus
Di tahun ini, dia mengaku mendapat daging kurban lebih dari lima kilogram. Karena di lingkungan sekitarnya banyak yang berkurban.
“Di rumah masih ada daging saya buat masakan seperti rendang dan lain sebagainya. Untuk sebagainnya saya buat bakso,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

