BETANEWS.ID, JEPARA – Tim pemantau pemotongan hewan kurban dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara menemukan cacing hati pada hewan kurban yang disembelih.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada DKPP Kabupaten Jepara, Mudhofir mengatakan selama dua hari melakukan pemantauan, timnya menemukan beberapa hewan kurban yang disembelih mengandung cacing hati.
Baca Juga: Dua Bulan Diluncurkan, Program E-Ticketing di Jepara Naikkan PAD 19,9%
Pada hari pertama, Jumat (6/6/2025) kemarin timnya menemukan cacing hati pada hewan kerbau yang disembelih di salah satu desa yang berada di Kecamatan Nalumsari.
“Kemarin ada temuan cacing hati pada kerbau, tapi sebagian masih bisa dikonsumsi karena belum menyebar rata,” katanya melalui sambungan telepon, Sabtu (7/6/2025).
Namun ia menyarankan, agar organ hati yang sebelumnya terindikasi mengandung cacing untuk tidak diolah menjadi sate atau dimasak setengah matang.
“Sarannya sebenarnya dimusnahkan, tapi kalaupun masih bisa dikonsumsi harus dipastikan dimasak suhunya 100 derajat,” pesannya.
Kemudian pada hari kedua, Sabtu (7/6/2025) timnya juga menemukan cacing hati pada sapi yang disembelih di salah satu wilayah di Kecamatan Jepara.
“Hari ini juga ada beberapa (cacing hati) yang kami temukan,” katanya.
Selain cacing hati, timnya juga menemukan adanya gangguan pada organ dalam hewan yang disembelih. Yaitu pembengkakan pada bagian limpa dan paru-paru yang berwarna hitam.
Gangguan tersebut ia menjelaskan biasanya terjadi karena hewan mengalami stres pada saat akan disembelih atau saat perjalanan menuju tempat penyembelihan.
“Sehingga untuk organnya itu masih aman dikonsumsi,” jelasnya.
Untuk memastikan keamanan dan kelayakan hewan kurban yang disembelih pada momen Iduladha 1446 hijiriah, pihaknya menerjunkan 16 tim hingga Senin, (9/6/2025) mendatang.
Tim tersebut disebar ke masing-masing kecamatan di Kabupaten Jepara untuk memantau penyembelihan hewan kurban di masjid atau musholla yang menjadi lokasi penyembelihan.
“Tim kita standby kan sampai Senin, ada 15 tim dan satu tim inti, jadi total ada 16 tim ini gerak ke lapangan semua,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

