BETANEWS.ID, KUDUS – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP di Kabupaten Kudus mulai memasuki tahap pemilihan jalur dan sekolah yang dituju. Antusiasme calon murid baru bahkan mulai berbondong-bondong mendaftar di masing-masing sekolah. Mengingat pemilihan itu berlangsung mulai 23-27 Juni 2025.
Seperti yang terjadi di SMPN 1 Jati Kudus. Bahkan sekitar pukul 10.30 WIB, pendaftar di sekolah tersebut semua jalur hampir terisi semua. Hanya jalur mutasi yang masih minim.
Baca Juga: Bahayakan Bendungan Logung, DPRD Kudus Desak Galian C Diduga Ilegal Ditutup
Admin operator SPMB SMPN 1 Jati, Ari Sugiyanti menyampaikan, dari total daya tampung atau kuota yang tersedia sebanyak 256 siswa, tiga jalur sudah terisi sepenuhnya. Di antaranya jalur domisili, prestasi, dan afirmasi sudah terisi semua.
“Hanya mutasi yang belum terisi dari kuota 13 orang baru dua orang yang mendaftar. Karena masih ada kuota 11 orang untuk jalur afirmasi, sehingga kuota tersebut sementara dilimpahkan ke jalur prestasi, selama tidak ada tambahan pendaftar untuk mutasi,” bebernya.
Ia menuturkan, jalur afirmasi dari kuota 51 sudah terpenuhi oleh 51 pendaftar. Sementara jalur prestasi dengan kuota 90, sudah penuh. Sedangkan jalur domisili dari kuota 102 juga sudah terpenuhi.
“Masyarakat sangat antusias di hari pertama ini. Kami perkirakan masih akan ada pergeseran pendaftar hingga tanggal 27 Juni. Karena masih ada yang belum mendaftar di hari pertama ini. Sehingga nanti sistem secara otomatis membaca data dalam SPMB yang berlangsung,” jelasnya.
Ia menambahkan, sistem masih membuka peluang bagi pendaftar yang belum diterima di sekolah tujuan pertama untuk mendaftar ke sekolah lain.
“Jika siswa memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP), maka bisa mendaftar di tiga jalur sekaligus, yaitu domisili, prestasi, dan afirmasi. Sistem akan otomatis menempatkan sesuai data dan jalur terbaiknya,” katanya.
Kepala SMP 1 Jati, Sumaryatun, menyoroti masih minimnya literasi masyarakat terkait alur SPMB. “Tadi pagi ada satu-dua orang tua siswa yang belum tahu pengajuan akun sudah ditutup sejak 21 Juni. Tapi kami masih bantu selama bisa,” ungkapnya.
Ia mengimbau agar orang tua selalu aktif memantau informasi melalui laman resmi SPMB di kudusspmb.co.id agar tidak tertinggal tahapan penting. “Saya rasa di sekolah-sekolah lain juga sudah mulai penuh, tinggal jalur mutasi saja yang belum maksimal,” ujarnya.
Baca Juga: Disdukcapil Kudus Targetkan 200 Ribu Warga Beralih ke IKD Tahun Ini, Fokus Sasar Perusahaan
Hal senada juga dikatakan Ketua Pelaksanaan SPMB SMPN 2 Kudus, Joko Susanto. Menurutnya, di hari pertama ini, banyak pendaftar yang mulai memilih sekolahnya. Rinciannya, jalur domisili sudah ada 99 pendaftar dari kuota 102, prestasi sudah ada 81 pendaftar dari kuotanya 90.
“Untuk jalur afirmasi dari kuota 51 sudah terisi 34, dan mutasi baru terisi 5 pendaftar dari kuota 13 orang. Memang antusias tinggi di hari pertama ini, namun ada juga yang belum mendaftar, mereka kemungkinan masih ada yang mengamati dulu,” jelasnya.
Editor: Haikal Rosyada

