BETANEWS.ID, PATI – Ketegangan di Timur Tengah belum juga mereda. Konflik antara Israel dan Palestina terus berlangsung, bahkan memanas seiring saling serangnya dua kekuatan besar, Israel dan Iran. Meski begitu, gelombang solidaritas terhadap Palestina tak surut, termasuk di Kabupaten Pati.
Dari sebuah rumah sederhana di Desa Kauman, Kecamatan Juwana, seorang seniman bernama Lilik menunjukkan cara unik menyuarakan dukungannya.
Baca Juga: KONI dan Cabor Pati Diguyur Dana Hibah Rp 7,45 Miliar untuk Genjot Prestasi
Ia membuka layanan sablon kaos bertema “Free Palestine” menggunakan teknik tradisional wood block printing, yaitu mencetak gambar dan tulisan dengan papan kayu ukir.
Teknik ini bukan hanya jarang terdengar, tapi juga sarat nilai seni dan perjuangan. Tak seperti sablon pada umumnya, di tempat Lilik tidak ditemukan layar sablon atau mesin cetak modern. Hanya ada papan kayu yang telah diukir, tinta, dan kaos polos.
“Kaos disiapkan warga, lalu dicetak dengan papan kayu yang sudah ditinta, kemudian papan itu ditempel di kaos dan diinjak-injak agar tinta menempel sempurna. Setelah itu, kaos dijemur,” ujar Lilik sambil menunjukkan prosesnya.
Yang menarik, Lilik tidak memasang tarif. Warga yang ingin menyablon cukup membayar seikhlasnya.
“Kami buka sablon ini sebagai bentuk solidaritas. Semua hasilnya akan didonasikan untuk Palestina,” imbuhnya.
Sejak dibuka, antusiasme warga cukup tinggi. Dalam sehari, Lilik bisa menyelesaikan 15 hingga 20 kaos bertema Free Palestine.
“Antusias masyarakat begitu tinggi sejak kami buka sablon Free Palestine. Ditambah lagi situasi panas antara Israel dan Iran,” kata Lilik.
Melalui cara sederhana namun penuh makna ini, Lilik berharap semangat solidaritas terhadap Palestina terus bergema. Di tengah konflik dan ketidakpastian, langkah kecil seperti ini menjadi bagian dari empati global yang tak lekang oleh batas geografis.
Baca Juga: Dorong Kemajuan Olahraga, Dewan Usulkan GOR Pesantenan Jadi Markas Cabor
Warga dari berbagai daerah pun datang untuk ikut berkontribusi. Salah satunya Anwar Muhammad, warga Kecamatan Dukuhseti, yang rela menempuh perjalanan jauh demi menyablon kaos dan menunjukkan kepeduliannya.
“Saya tertarik sablon kaos Free Palestine. Saya rela jauh-jauh datang karena peduli dengan Palestina,” ucap Anwar.
Editor: Haikal Rosyada

