31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Hartopo Pamer Kesuksesan Pimpin Kudus, Urus BPJS Kesehatan Sehari Aktif dan Berobat Gratis

BETANEWS.ID, KUDUS – Calon Bupati (Cabup) Kudus, Hartopo mengungkapkan kesuksesannya selama memimpin Kota Kretek dalam acara debat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kudus, Kamis (25/10/2024). Salah satunya adalah pemberian jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu.

Hartopo mengatakan, di masa kepimpinannya Kabupaten Kudus mampu meraih Universal Health Coverage(UHC). Dengan begitu warga miskin yang berobat ke fasilitas kesehatan, baik rumah sakit maupun puskesmas pengobatannya bisa langsung ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Di era saya, warga tidak mampu Kudus yang berobat di rumah sakit atau puskesmas mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan itu bisa langsung aktif dalam sehari. Sehingga mereka bisa langsung merasakan berobat gratis,” ujar Hartopo di Hotel Griptha Kudus.

-Advertisement-

Baca juga: Dukung Hartopo-Wahib, Buruh Kudus Minta Lanjutkan BLT Rokok

Warga kurang mampu tersebut, lanjut Hartopo, juga tak perlu membayar iuran BPJS Kesehatan tiap bulannya. Sebab, warga tersebut didaftarkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah), yakni  Peserta JKN yang iurannya dibiayai oleh Pemerintah Daerah melalui APBD.

“Kudus ini punya Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang sebagian memang bisa diperuntukkan pembiayaan jaminan kesehatan. Nah melalui dana tersebutlah, saat saya menjabat saya fungsikan dengan sebaik-baiknya, sehingga banyak warga kurang mampu bisa berobat dengan gratis ketika sakit,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, di era kepimpinannya warga kurang mampu yang mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan, sehari bisa langsung aktif. Sebab kepimpinan sebelum dirinya, kepengurusan BPJS Kesehatan warga kurang mampu itu bisa berlarut-larut.

“Di era sebelum saya, warga kurang mampu ngurus BPJS Kesehatan itu bisa sampai tiga-empat pekan. Sehingga ketika warga kurang mampu itu rawat inap di rumah sakit atau puskesmas hanya dua pekan, maka harus tetap membayar biaya pengobatan, sebab kepesertaan BPJS Kesehatannya belum aktif,” bebernya.

Baca juga: Mawahib Janji Ciptakan 500 Enterpreneur Baru Tiap Tahun

Oleh karena itu, ketika Hartopo menjabat sebagai Bupati Kudus tak ingin ada warga miskin yang mengurus BPJS Kesehatan berlarut-larut. Ia pun mengaku, pada saat itu langsung melobi Kementerian Kesehatan agar warga mengurus peserta BPJS Kesehatan, sehari bisa langsung aktif.

Alhamdulillah disetujui dan warga Kudus kurang mampu yang berobat di fasilitas kesehatan bisa langsung di tanggung BPJS Kesehatan,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER