31 C
Kudus
Selasa, Juli 16, 2024

Baru Satu Potensi Jepara yang Terdaftar HKI, Pemkab Diminta Lebih Gesit

BETANEWS.ID, JEPARA – Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, Lia Supardianik, mengatakan, hingga saat ini baru satu potensi kekayaan Jepara yang mendapat sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yaitu Tenun Troso.

Tenun Troso saat ini tercatat sebagai potensi indikasi geografis dalam pusat data nasional Kekayaan Intelektual Komunal (KIK). Tenun Troso resmi tercatat pada Agustus 2022 lalu.

“Yang saat ini sudah tercatat di KIK itu baru satu, Tenun Troso, sebagai potensi indikasi geografis. Itu sudah pada 2022 lalu,” katanya saat ditemui di Kantor Disparbud Jepara, Senin (8/7/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Sejarah Tenun Troso, Tenun Legendaris yang Masih Eksis hingga Kini (1)

Ia menyadari bahwa Jepara sebenarnya memiliki banyak potensi kekayaan daerah. Namun, untuk mencatatkan potensi kekayaan daerah agar mendapat sertifikat HKI, menurutnya, bukan sepenuhnya tanggung jawab dari Dinas Kebudayaan. Sebab, potensi kekayaan daerah tidak hanya berupa budaya.

Terdapat lima indikasi kekayaan daerah untuk bisa tercatat sebagai HKI, yaitu ekspresi budaya tradisional, pengetahuan tradisional, potensi indikasi geografis, sumber daya genetik, dan indikasi asal.

“HIK ini kan tidak hanya berupa kekayaan budaya, tetapi bisa juga hasil kelautan, potensi pangan. Kalau di kebudayaan, prioritas kita budaya-budaya Jepara yang sudah mendapat WBTB akan kita usulkan untuk mendapat HKI,” katanya.

Adapun budaya Jepara yang sudah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) diantaranya yaitu perang obor, kentrung, Jembul tulakan, seni tradisi emprak.

Ia menambahkan, tahun ini dari Disparbud juga sedang mengusulkan empat WBTB yaitu horok-horok, macan kurung, batik Jepara, dan Barikan Karimunjawa.

“Yang horok-horok kemarin pada saat sidang ditolak, Batik Jepara ditangguhkan, sehingga yang saat ini masih proses untuk mendapat WBTB macan kurung dan Barikan Karimunjawa,” ujarnya.

Baca juga: Industri Tenun Troso Terancam Sulitnya Regenerasi Pengrajin, yang Muda Malas Belajar

Ditjen Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan HAM, Rikson Sitorus mendorong pemerintah kabupaten untuk segera mencatatkan potensi kekayaan daerah sebagai HKI. Terlebih Jepara menurutnya juga memiliki beragam potensi kekayaan daerah yang banyak belum tercatat.

“Kenapa penting karena itu untuk menghindari saling klaim, seperti misalnya Reog Ponorogo. Sehingga kita sangat mendorong pemerintah daerah ini segera mencatatkan potensi kekayaan daerahnya sebagai kekayaan intelektual komunal,” pesannya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER