31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

Tagih Janji Bantuan Sawah Puso, Ribuan Petani Demo di BPBD Pati

BETANEWS.ID, PATI – Ribuan petani unjuk rasa di depan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Senin (10/6/2024). Mereka menuntut pencairan bantuan stimulan puso atau gagal panen yangtelah dijanjikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 2023 lalu.

Massa berdatangan dari berbagai kecamatan di wilayah Pati, seperti Juwana, Sukolilo, dan Gabus. Mereka membawa berbagai tulisan meminta agar bantuan stimulan puso bagi petani 2023 segera cair.

Tulisan itu terdiri dari ‘Petani Pati nagih janji, bantuan stimulasi korban banjir 2023 belum keluar sampai banjir lagi 2024’, ‘Petani butuh bukti bukan janji, petani jangan dibohongi terus pak. Kami minta hak kami yang sudah dijanjikan’, dan ‘Sudah satu tahun lebih kami menunggu, kenapa belum dicairkan, janji tak ugemi (saya pegang) Pak Presiden’.

-Advertisement-

Baca juga: Sempat Tak Ada Kejelasan, Bantuan Padi Puso di Kudus Akhirnya Cair, tapi untuk 150 Petani Saja 

Koordinator Aksi, Marzuki mengatakan, para petani Pati secara seremonial menerima bantuan stimulan puso oleh Presiden Jokowi di Purwodadi, Kabupaten Grobogan akhir 2023 lalu. Akan tetapi, bantuan tersebut sampai sekarang belum juga dicairkan.

Marzuki menceritakan, jika petani membuat permohonan bantuan, bahkan permohonan itu dilakukan dua kali. Lagi-lagi dana bantuan yang nominalnya mencapai Rp46 miliar belum juga cair sampai sekarang.

“Kita menuntut hak kita. Untuk itu kami mohon Pelaksana BPBD menyampaikan langsung ke pemerintah pusat untuk mencairkan dana ini,” ujarnya.

Menggapai itu, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya, menyambut baik perwakilan petani yang menggelar aksi unjuk rasa. Dia mengakui jika bantuan stimulan puso ini memang belum cair selama setahun.

“Unjuk rasa ini adalah semacam reaksi, karenamereka sudah terlalu lama menunggu realisasi bantuan kurang lebih sudah satu tahun,” ungkapnya.

Baca juga: 191 Kelompok Tani yang Kena Puso di Demak Dapat Bantuan Rp31,7 Miliar

Dia menjelaskan, total kerugian akibat puso pada 2023 mencapai Rp46 miliar. Namun, rupanya pemerintah tidak sanggup apabila cair sekaligus. Maka, pihaknya mengupayakan untuk mencairkan bantuan stimulan puso beberapa tahapan.

“Memang ada beberapa data yang diperbaiki. Setidaknya tahapan pertama ini akan turun sekitar Rp16 miliar untuk petani di wilayah Gabus, Dukuhseti, Wedarijaksa, Juwana dan Margorejo. Baru nanti dilakukan tahapan berikutnya,” katanya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER