Heboh Sukolilo Dicap Sebagai Kampung Bandit, Begini Respon Camat

BETANEWS.ID, PATI – Pasca-kejadian pengeroyokan pemilik rental mobil dan tiga temannya di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati, kini wilayah Sukolilo ramai dibicarakan, khususnya di media sosial. Bahkan, di media sosial X per Selasa (11/6/2024), kata Sukolilo masih tranding.

Di media sosial, wilayah Sukolilo dicap sebagai kampung bandit penadah mobil bodong. Beberapa postingan mengaitkan, kalau wilayah Sukolilo sebagai wilayah bandit penadah kendaraan bodong imbas adanya kejadian pengeroyokan pada Kamis (6/6/2024) lalu.

Baca Juga: Polisi Kembali Tetapkan Satu Tersangka Pengeroyokan Bos Rental di Sumbersoko Sukolilo

-Advertisement-

Seperti postingan akun X @heraloebs menarasikan wilayah Sukolilo menjadi kampung bandit penadah mobil bodong. 

“Sukolilo Pati jadi Kampung Bandit Penadah mobil bodong? Netizen heran, penegak hukum kok diam-diam saja” tulisnya.

Pada unggahan 1 hari lalu itu jug melampirkan komentar netizen yang menyebutkan daerah Sukolilo sebagai kampung penadah mobil bodong.

Merespon hal itu, Camat Sukolilo, Andrik Sulaksono membantah jika daerahnya merupakan kampung bandit penadah mobil bodong. 

“Sepengetahuan saya tidak ada kampung penadah atau sebagainya,” ujar Andrik.

Menurutnya, hal tersebut karena opini netizen saja imbas adanya kejadian pengeroyokan rombongan pemilik rental mobil dari Jakarta yang dikira warga adalah maling. 

“Itu hanya opini dari warganet yang menyampaikan, karena mungkin kesalahan apa yang terjadi kejadian di Desa Sumbersoko,” ungkapnya.

Baca Juga: Karangan Bunga dari Pengusaha Rental Mobil se-Indonesia Penuhi Halaman Mapolresta Pati

Andrik mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan seluruh kepada desa hingga tokoh masyarakat untuk menindaklanjuti kejadian pascapengeroyokan dan juga tawuran antar-pemuda di wilayahnya.

Kegiatan ini, katanya sebagai upaya untuk mengajak masyarakat agar tidak main hakim sendiri. Jika ada permasalahan agar melaporkan kepada pemerintah setempat atau langsung dengan kepolisian. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER