31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

Bawaslu Kudus Lantik 27 Anggota Panwascam Pilkada 2024

BETANEWS.ID, KUDUS – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kudus melantik 27 anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Hotel @Hom, Jumat (24/5/2024).

Ketua Bawaslu Kudus, Moh Wahibul Minan, mengatakan, pihaknya merekrut anggota Panwascam dalam dua tahap, yaitu pendaftar anggota existing dan peserta baru. Peserta existing adalah anggota Panwascam Pemilu 2024 dan peserta baru ialah yang baru daftar.

“Sebanyak 27 anggota Panwascam yang dilantik tersebut, terdiri 19 anggota existing sementara yang delapan adalah anggota baru,” ujar Minan.

-Advertisement-

Baca juga: Operasional RT Butuh Rp100 M Setahun, Masan: ‘Saya Pengalaman di Banggar 15 Tahun’

Minan mengungkapkan, tugas anggota Panwascam adalah untuk mengawal Pemilihan Gubernur dan Bupati. Selain itu harus menjaga netralitas, profesional, dan bertanggung jawab.

“Yang tak kalah penting adalah memahami regulasi. Sebab, regulasi ini penting bagi anggota Panwascam untuk mensukseskan jalannya Pilkada 2024,” bebernya.

Minan mengatakan, 27 anggota Panwascam ini tidak ada dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Setelah dilantik nanti menunggu tahapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yakni pencocokan dan penilitan (Coklit) daftar pemilih. Jadi pemutakhiran data pemilih,” ungkapnya.

Sementara itu, ia juga berpesan kepada seluruh anggota Panwascam untuk meninggalkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dan menggunakan UU Nomor 10 Tahun 2016. Menurutnya, ada perubahan mendasar antara kedua UU tersebut.

Baca juga: PKS Cari Sosok Bupati yang Bisa Support Visi Misi Partai di Kudus

Di antaranya adalah dalam hal penanganan pelanggaran. Kalau di UU 7 Tahun 2017 itu apabila ada pelanggaran penangannya 7+7 atau 14 hari. Sementara di UU 10 Tahun 2016 ini penangannya 3+2, hanya lima hari.

“Kemudian untuk pelanggaran adimistrasi, jika di UU 7 Tahun 2017 itu outputnya adalah putusan. Tetapi di UU 10 Tahun 2016 adalah rekomendasi,” ungkapnya.

Editor: Ahamd Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER