31 C
Kudus
Sabtu, April 13, 2024

Caleg Gagal di Pati Diciduk Polisi Gegara Sabu

BETANEWS.ID, PATI – Seorang oknum calon anggota legislatif (Caleg) di Kabupaten Pati bersama 3 warga dibekuk Satresnarkoba Polresta Pati karena kedapatan sedang nyabu.

Menurut informasi, caleg berinisial AR (36) diamankan di salah satu lokasi di Desa Regaloh, Kecamatan Tlogowungu, Pati, pada 9 Maret 2024. AR diamankan bersama 3 orang temannya yakni, SK, M dan K.

Baca Juga: Polresta Pati Amankan 395 Tersangka dalam Kurun Waktu 20 Hari

AR merupakan caleg dari salah satu partai, tapi gagal lolos ke DPRD Provinsi Jawa Tengah. Ia juga tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Pati periode 2019-2024.

Dalam konferensi pers dalam rangka Operasi Pekat Candi 2024 di Aula Mapolresta Pati, Kasatres Narkoba Polresta AKP Edi Sutrisno membenarkan adanya penangkapan terhadap caleg gagal karena kasus sabu tersebut.

”Salah satu tersangka Caleg DPRD Jateng memang ada. Awalnya, belum kami jawab, karena untuk memastikan ia pengguna atau sebagainya,” ujar AKP Edi Sutrisno, Rabu (27/3/2024).

Ia menyebut, setelah dilakukan penangkapan dan dilakukan penyidikan, bahwa yang bersangkutan merupakan pengguna, bukan sebagai pengedar.

Kemudian ketika ditanya tidak dihadirkannya tersangka dalam konferensi pers bersama dengan tersangka kejahatan lainnya yang diamankan pada masa Operasi Pekat Candi 2024, Kasatres Narkoba menyebut bahwa AR berada di panti rehabilitasi di Semarang untuk menjalani penyembuhan.

Kasatres Narkoba berharap, agar masyarakat tidak menyalahgunakan barang haram tersebut.

Dari penangkapan terhadap AR dan tiga tersangka lainnya, juga diamankan barang bukti berupa sabu seberat 0,31 gram, 4 handphone dan satu alat hisap sabu atau bong.

Untuk diketahui dalam Operasi Pekat Candi 2024, Polresta Pati berhasil mengungkap 319 kasus dan menetapkan sebanyak 395 tersangka pelaku tindak pidana.

Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama mengatakan, dalam Operasi Pekat Candi ini, pihaknya ditarget Polda Jawa Tengah, untuk bisa mengungkap sejumlah kasus.

Disebutkannya, untuk minuman keras (miras) secara ilegal, Polresta Pati dijatah 10 target operasi. Kemudian perzinahan 8 giat, perjudian 3 target dan petasan 1 target. Selanjutnya untuk narkoba dan premanisme, Polda Jateng tidak memberikan target.

Baca Juga: Tiap Tahun Sekolah Terendam Banjir, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Dari target itu, Kapolresta Pati menegaskan, kalau pihaknya berhasil melampaui target. Bahkan, Polresta Pati berhasil mengungkap dua kejahatan yang tidak ditargetkan, yaitu premanisme dan narkoba.

“Untuk kasus perjudian, kami bisa mengungkapkan 11 kasus, miras kita ungkapkan 292 kasus, petasan 1 kasus, perzinahan 98 giat, premanisme 9 kasus dan terakhir 6 kasus narkoba,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER