BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa tempat servis printer, saat ini digegerkan dengan pembahasan penyewaan printer untuk pemilu 2024. Penggunaan printer yang digunakan hanya satu hari atau saat pencoblosan berlangsung itu biaya sewa pun tinggi, hingga mencapai setengah juta rupiah.
Salah satu orang yang mendapat sewaan printer, Moh Zaenal Arifin mengaku, mendapatkan berkah menjelang pemilu berlangsung. Sebab, di tempatnya, Horisona Komputer, sudah ada belasan printer yang disewa oleh beberapa KPPS guna untuk kebutuhan cetak kertas tersebut.
Baca Juga: Fantastis! RSUD Kudus Dapat Alokasi Dana Cukai Rp50,2 Miliar, Buat Apa Ini?
“Ya berkah pemilu mas. Kayak uang kaget,” tuturnya saat ditemui di tokonya, di perempatan Gribig atau lapangan sepak bola Gribig, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Kamis (1/2/2024).
Ia menjelaskan, harga sewa per satu unit printer untuk kebutuhan Pemilu itu saat ini mencapai Rp 450-500 ribu. Padahal akan digunakan sehari saat berlangsungnya pencoblosan. Hal itu pun membuatnya sangat senang karena ini baru pertama kalinya ia rasakan.
“Soalnya pemilu tahun kemarin kan gak seperti ini ya, jadi senang sekali. Ini pertama kalinya, jadi awalnya saya juga tidak tahu kalau penyewaan printer ini digunakan untuk pemilu. Saya tahunya ya awal Januari,” tuturnya.
Arifin menuturkan, saat pertama kali mendapat tawaran printernya disewa dengan harga Rp 300 ribu per unit. Namun karena permintaan yang semakin banyak dan barangnya tidak mencukupi harga pun saat ini meningkat.
Baca Juga: Miris, Bantuan Padi Puso dari Jokowi di Kudus Sebesar Rp26,2 M Baru Terealisasi Rp973 Juta
Ia mengaku, saat ini ketersediaan printer miliknya pun sudah habis disewa. Meski demikian, permintaan penyewaan printer masih saja banyak yang berdatangan. Menurutnya, hingga hari ini masih banyak orang yang bertanya printer guna kebutuhan Pemilu itu.
“Saya rasa ini baru kali ini, namun saat ini ketersediaan printer sudah kosong. Namun permintaan sampai saat ini masih ada permintaan banyak. Tadi pagi itu masih ada yang telpon, tapi barangnya kosong,” imbuh warga Gribig RT 5 RW 2, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus itu.
Editor: Haikal Rosyada

