31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Koleksi Pistol VOC, Seniman Asal Pati Ini Siap Sumbangkan untuk Pemerintah dengan Syarat

BETANEWS.ID, PATI – Joko Wahyono, seniman asal Kabupaten Pati memiliki koleksi barang antik yang cukup jarang dimiliki banyak orang. Barang antik tersebut adalah berupa, dua buah pistol atau senapan VOC zaman pemerintahan kolonial Belanda.

Kedua pistol itu berbahan kayu, kuningan dan besi. Terdapat berbagai ukiran di kedua pistol tersebut. Salah satu ukiran yang menonjol yakni lambang perkumpulan dagang Belanda atau yang lebih dikenal Vereenigde Oostindische Compagniecode (VOC).

Baca Juga: Bawaslu Pati Berharap Masyarakat Ikut Kawal Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara

-Advertisement-

Tahun pembuatan juga terukir di salah satu pistol peninggalan Belanda itu. Tahun 1618 terlihat sangat jelas di samping kanan pistol yang berwarna kuning keemasan.

Joko Wahyono menyimpan kedua pistol itu di salah satu lemari di rumahnya, Dukuh Randukuning, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati. Selain kedua pistol itu, ia juga mengoleksi lambang VOC yang terbuat dari kuningan.

Ia mengaku mendapatkan barang-barang antik itu dari salah satu teman akrabnya. Karena tertarik dan kebetulan mempunyai uang, ia akhirnya menebus barang antik saat itu.

”Yang dapat sebenernya teman saya sekitar 10 tahun yang lalu. Saya ndak tahu dapatnya dari mana. Setelah itu, saya beli dengan harga sekitar Rp 5 juta,” ujar lelaki berusia 68 tahun itu.

Sejak mendapatkan kedua pistol itu, ia mengaku belum ada orang yang tertarik dengan koleksinya hingga saat ini. Ia juga mengaku tidak pernah berniat menjual koleksi yang berharga dan menyimpan nilai sejarah ini.

”Saya juga ndak pernah menawarkan. Jadi ndak ada yang menawar untuk membeli dua pistol ini,” ungkapnya.

Meski demikian, Joko Wahyono mengaku siap menyumbangkan barang-barang antiknya kepada pemerintah bila ada museum di Kabupaten Pati.

Selain pistol dan lambang VOC, ia juga mempunyai berbagai koleksi buku-buku sejarah. Baginya, barang-barang itu penting, sehingga ia tertarik memilikinya.

Baca Juga: Gegara Ini, Kecamatan Cluwak Baru Besok Laksanakan Rekapitulasi Penghitungan Suara

Barang-barang berharga itu, ia simpan di kediaman. Namun sayang, sekitar dua pekan lalu, genting rumah peninggalan orang tuanya roboh. Hal ini membuat sejumlah koleksinya ikut rusak.

”Syukur Alhamdulillah, untuk pistolnya aman dan tidak mengalami kerusakan,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER